Banyak TNI dan Tentara Asing di AlBashri Islamic Boarding School, Ada Apa?
Lebak, Banten (SI Online) – AlBashri Islamic Boarding School Panggarangan, Kabupaten Lebak, Banten, terpilih menjadi salah satu lokasi kegiatan Field Training Exercise (FTX) Bhakti Kanyini Ausindo 2025.
FTX ini merupakan latihan gabungan antara Tentara Nasional Indonesia (TNI), Australian Defence Force (ADF), serta Tentara Amerika Serikat dan Timor Leste.
Latihan ini melibatkan sekitar 400 personel dari TNI dan ADF, serta instansi pendukung seperti Basarnas dan BPBD. Peserta akan menjalani berbagai simulasi penanganan bencana, evakuasi korban, hingga penyaluran bantuan kemanusiaan sebagai bentuk kesiapsiagaan dan sinergi lintas negara.
Sebagai tuan rumah, AlBashri Islamic Boarding School mempersiapkan berbagai sarana pendukung. Area disiapkan untuk salah satu lokasi latihan, sementara fasilitas logistik seperti air bersih dan listrik turut disediakan. Pihak sekolah juga berkoordinasi dengan aparat keamanan dan masyarakat sekitar agar kegiatan berjalan lancar.
Ketua Pembina Yayasan Generasi Madani Banten, KH. A. Salamun AlBashri, menyambut baik kerja sama ini.
“Kami merasa terhormat dapat menjadi bagian dari latihan gabungan ini. Kolaborasi antara lembaga pendidikan dan militer penting untuk menanamkan nilai kedisiplinan, kepedulian sosial, serta kesiapsiagaan terhadap bencana di kalangan generasi muda,” ujarnya kepada media, Jumat (31/10/2025).
Ketua Koordinator Latihan Gabungan dari GMLS, Anis Faisal Reza, menyampaikan apresiasinya atas dukungan pihak sekolah.
“Kami sangat mengapresiasi keterlibatan AlBashri Islamic Boarding School dalam latihan berskala internasional ini. Partisipasi ini menjadi peluang berharga bagi AlBashri, GMLS, dan masyarakat setempat untuk berkolaborasi memperkuat kesiapsiagaan bencana di Banten Selatan,” ujarnya.
Keterlibatan lembaga pendidikan seperti AlBashri Islamic Boarding School dianggap memberikan nilai tambah tersendiri. Kolaborasi antara dunia pendidikan, masyarakat, dan militer diharapkan mampu menghadirkan pengalaman edukatif yang bermanfaat bagi para siswa.
“Kehadiran AlBashri Islamic Boarding School dalam kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa pesantren dan sekolah Islam juga bisa menjadi mitra strategis dalam agenda kemanusiaan dan kebangsaan. Ini kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar bagi kami,” kata Ketua Yayasan Generasi Madani Banten, Ustadz Hilman.
Selain kegiatan utama, para santri dan civitas akademika juga dilibatkan dalam kegiatan sosial dan edukatif seperti community engagement serta pelatihan kesiapsiagaan bencana.
Kepala AlBashri Islamic Boarding School, Ustazah Neneng, menyebut para santri menyambut antusias kegiatan ini.






