Donald Trump: Perang Sudah Hampir Berakhir
Washington (SI Online) – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa perang antara AS-Israel dengan Iran sudah “hampir berakhir,” seiring upaya diplomatik yang terus berlangsung untuk mencapai kesepakatan permanen.
“Saya rasa ini sudah hampir selesai, ya. Maksud saya, saya melihatnya sudah sangat dekat dengan akhir,” kata Trump kepada anchor Fox Business Maria Bartiromo saat ditanya apakah perang itu sudah “berakhir.” Cuplikan video wawancara tersebut dibagikan di platform media sosial X, Rabu (15/04/2026).
“Kalau saya menarik diri sekarang, butuh 20 tahun bagi mereka untuk membangun kembali negara itu, dan kami belum selesai. Kita lihat saja nanti. Saya rasa mereka sangat ingin membuat kesepakatan,” tambah Trump.
Sebelumnya, Bartiromo menyatakan dalam sebuah video di Instagram bahwa Trump berulang kali menyebut perang Iran dalam bentuk lampau selama wawancara berlangsung, sehingga ia langsung bertanya: “Apakah sudah berakhir?”
“Dia berkata: ‘Sudah selesai,'” kata Bartiromo menggambarkan percakapan tersebut.
Perundingan telah digelar di ibu kota Pakistan, Islamabad, akhir pekan lalu untuk mengakhiri secara permanen perang AS-Israel terhadap Iran yang dimulai pada 28 Februari, namun kesepakatan belum tercapai. Upaya untuk menggelar putaran perundingan berikutnya sedang dalam proses.
Trump menyampaikan nada optimistis mengenai prospek dimulainya kembali pembicaraan langsung AS-Iran, dengan menyatakan pada Selasa bahwa perundingan dapat dimulai kembali di Pakistan dalam dua hari ke depan.
Tak Pertimbangkan Perpanjangan Gencatan Senjata
Sebelumnya, Donald Trump menyatakan tidak mempertimbangkan perpanjangan gencatan senjata yang sedang berlaku dengan Iran, dan mengisyaratkan bahwa dua hari ke depan akan menjadi momen yang menentukan.
Hal itu disampaikan reporter ABC News Jonathan Karl melalui platform X, Selasa, yang menyebut Trump menilai perpanjangan gencatan senjata tidak akan diperlukan.
“Saya rasa kalian akan menyaksikan dua hari luar biasa ke depan,” kata Trump.
Menurut Karl, Trump mengindikasikan bahwa konflik dapat berakhir melalui dua cara, yakni melalui kesepakatan perundingan atau melalui tindakan militer yang melumpuhkan kemampuan Iran.
“Bisa berakhir dengan dua cara, tapi saya rasa kesepakatan lebih baik karena kemudian mereka bisa membangun kembali. Mereka benar-benar memiliki rezim yang berbeda sekarang. Bagaimanapun, kami telah menyingkirkan para radikal. Mereka pergi, tidak lagi bersama kita,” kata Trump sebagaimana dikutip Karl.
Trump juga melontarkan pernyataan yang disebut Karl sebagai “klaim luar biasa” tentang perannya di panggung global.
“Jika saya bukan presiden, dunia akan hancur berkeping-keping,” kata Karl mengutip klaim Trump.[]
sumber: Anadolu Agency






