INTERNASIONAL

Erdogan Kecam ‘Mentalitas Genosida’ Israel dalam Pidato Pedas di PBB

Presiden Turki mengatakan Perserikatan Bangsa-Bangsa telah gagal memenuhi kewajibannya dalam menjaga keselamatan dan keamanan.

PBB disebut gagal menjalankan kewajibannya

Erdogan juga mengecam PBB. Ia mengatakan organisasi tersebut telah gagal memenuhi kewajibannya untuk menciptakan perdamaian dan stabilitas di wilayah-wilayah konflik.

“Delapan puluh satu tahun yang lalu, Perserikatan Bangsa-Bangsa dibentuk untuk menjaga perdamaian dan stabilitas global. Namun, sayangnya, PBB telah gagal menjalankan tugasnya,” katanya.

Erdogan mengatakan PBB telah dipaksa berada dalam kondisi “tidak berfungsi” dan “mengalami pendarahan” di Palestina, Lebanon, dan Sudan.

Absennya Abbas

Erdogan juga menyinggung ketidakhadiran Presiden Palestina Mahmoud Abbas dalam pertemuan para pemimpin dunia di PBB setelah Amerika Serikat menolak memberikan visa kepada pemimpin Palestina tersebut untuk memasuki negara itu. Ini merupakan kali kedua dalam dua tahun Abbas tidak dapat hadir.

“Biarlah diketahui bahwa meskipun Presiden Abbas tidak dapat berada bersama kita di sini secara langsung, seperti yang kita lakukan tahun lalu, kami akan terus menjadi suara bagi negara Palestina yang bebas dan berdaulat,” kata Erdogan.

Presiden Turki itu juga membahas perang Rusia di Ukraina dan mengatakan bahwa sudah waktunya konflik tersebut diakhiri.

“Harapan tulus kami adalah mengakhiri perang Ukraina-Rusia dengan tetap mempertahankan integritas teritorial dan kedaulatan Ukraina,” katanya. []

Sumber: Al Jazeera.

Laman sebelumnya 1 2
Back to top button