DAERAH

Hadapi TKA, Murid MI Nurrohmah Bina Insani Ikuti Istighosah dan Doa Bersama

Bantul (SI Online) – Puluhan murid kelas 6 MI Nurrohmah Bina Insani mengikuti kegiatan istighosah dan doa bersama menjelang Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun Ajaran 2025/2026, Kamis (16/04/2026).

Kegiatan yang diikuti sekitar 36 peserta ini melibatkan siswa, wali murid, guru, kepala madrasah, serta pengasuh, dan berlangsung dengan khidmat serta penuh haru.

Sejak pagi, siswa terlebih dahulu melaksanakan ikrar dan salat Dhuha bersama sebagai bagian dari rutinitas harian. Setelah itu, seluruh peserta berkumpul di aula untuk mengikuti rangkaian acara inti.

Kepala madrasah dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi antara wali murid, siswa, dan guru, sekaligus membekali siswa secara rohani dalam menghadapi ujian.

“Harapannya, siswa lebih siap menghadapi ujian dengan rida guru dan orang tua,” ujarnya.

Dalam sesi motivasi, pengasuh madrasah, KH. Herianda Dwiputra Siregar, menekankan pentingnya kesungguhan dan kejujuran dalam menghadapi ujian.

Ijhad wa la taksal, bersungguh-sungguhlah dan jangan malas. Luruskan niat dan hiasi ujianmu dengan doa serta kejujuran, karena rida Allah jauh lebih berharga daripada sekadar angka di atas kertas,” pesannya.

Istighosah dan doa bersama dipimpin oleh Daldiri. Suasana semakin khidmat. Ia mengingatkan bahwa manusia pada hakikatnya lemah dan membutuhkan pertolongan Allah.

“Melalui istighosah ini, kita mengetuk pintu langit dengan kerendahan hati agar setiap hafalan dan pengetahuan dijaga serta setiap kesulitan dipermudah,” tuturnya.

Momen paling mengharukan terjadi saat sesi sungkeman kepada orang tua. Sejumlah siswa tampak menitikkan air mata saat memohon doa restu, menciptakan suasana emosional yang mendalam di antara peserta.

Setelah rangkaian acara di aula selesai, kegiatan dilanjutkan dengan ziarah ke makam keluarga pendiri yayasan sebagai bentuk penghormatan dan doa.

Melalui kegiatan ini, pihak madrasah berharap para siswa tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga memiliki kesiapan mental dan spiritual dalam menghadapi TKA.[]

Rep.: Zuhaili Zulfa

Back to top button