NASIONAL

Halalbihalal JATTI Dihadiri Menkop Ferry Juliantono, UBN Sampaikan tentang Industri AI

Jakarta (SI Online)– Organisasi alumni Timur Tengah, Jalinan Alumni Timur Tengah Indonesia (JATTI) menggelar halalbihalal yang dihadiri ratusan anggotanya di Auditorium Ar-Rahim, Kampus Universitas Yarsi, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Ahad (19/04/2026).

Acara yang dimaksudkan untuk mempererat silaturahmi, merajut kesatuan, dan mengokohkan kolaborasi di antara alumni Timur Tengah, tokoh bangsa, dan akademisi itu juga dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung, dan Rektor Universitas Yarsi yang pernah menjadi Wakil Menteri Pendidikan Nasional, Prof. Fasli Jalal.

Kemudian hadir pula dan Rektor Universitas Tazkia Prof. Syafi’i Antonio, Guru Besar Universitas Indonesia (UI) Prof. Muhammad Luthfi Zuhdi dan Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI sekaligus mantan Waketum MUI, KH Muhyiddin Junaidi.

Sejumlah narasumber hadir dalam sesi talkshow di antaranya Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi Deva Rachman, Ketua Dewan Pembina JATTI KH Dede Muharram, Waketum JATTI yang merupakan seorang pengusaha, H. Abdul Jabbar, dan Ketua Dewan Pakar JATTI Prof. Syafi’i Antonio.

Dalam sambutannya, Ketua Umum JATTI KH Bachtiar Nasir (UBN) memaparkan industri Akal Imitasi (AI) yang naik meskipun dunia sedang mengalami keguncangan. Dengan fenomena itu, UBN mempertanyakan apakah umat Islam akan menjadi pasar ataukah pemimpin.

UBN berseloroh, memperhatikan kondisi Indonesia saat ini yang tidak terimbas dari adanya konflik dunia, ia meyakini kelak Indonesia akan menjadi pemimpin dunia.

“Indonesia ini sepertinya akan jadi pemimpin dunia. Semoga presiden tidak salah langkah,” ungkapnya.

UBN memaparkan data, di tengah konflik Timur Tengah saat ini yang dilanjutkan terjadinya guncangan energi dan logistik global, industri AI ternyata tetap jadi pemenang. Jika pada 2023 industri AI mencapai 189 mliar USD, maka pada 2033 diproyeksikan akan mencapai 4,8 Triliun USD.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono.

Terkait dengan perkembangan AI ini, UBN mendorong agar umat Islam memanfaatkannya untuk melakukan revolusi pendidikan dan dakwah. Ia juga berpesan agar umat Islam tidak hanya jadi konsumen atau pangsa pasar belaka.

AI, menurut UBN, bahkan harus menjadi alat transformasi kepemimpinan umat Islam di Indonesia dan dunia.

Menteri Koperasi Ferry Jualiantono bicara panjang lebar mengenai koperasi dan kebijakan ekonomi Presiden Prabowo.

Ferry mengatakan, Presiden Prabowo berpesan kepada dirinya agar koperasi tidak kalah dengan badan usaha lainnya. Selain itu ia juga menyampaikan kritikana atas sistem ekonomi yang selama ini diberlakukan yang menghasilkan konglomerasi dan oligarki.

1 2Laman berikutnya
Back to top button