INTERNASIONAL

Hubungan Universitas Al Azhar dan Ponpes eLKISI Makin Dekat

Kairo (SI Online)- Hubungan antara Universitas Al-Azhar dan Ponpes eLKISI Mojokerto kini semakin dekat, semakin kuat, dan semakin nyata. Bukan sekadar komunikasi biasa, tetapi telah bertransformasi menjadi kerja sama strategis melalui sinergi langsung antara Markaz Tathwir Al-Azhar dan Markaz Lughoh eLKISI.

Langkah ini menjadi penanda penting bahwa eLKISI telah masuk dalam lingkaran kemitraan pendidikan Al-Azhar, membuka akses yang lebih luas bagi para santri Indonesia untuk menembus salah satu kampus Islam paling bergengsi di dunia. Jalur menuju Al-Azhar kini tidak lagi terasa jauh—karena jembatannya sudah ada, dan eLKISI adalah bagian dari jembatan itu.

Kunjungan resmi pimpinan LPI Ponpes eLKISI ke Markaz Tathwir pada April 2026 mempertegas kedekatan hubungan ini. Didampingi para masyayikh dan didukung ratusan mahasiswa Indonesia di Mesir, momentum ini menunjukkan bahwa eLKISI bukan sekadar pengirim santri, tetapi mitra yang aktif terlibat dalam proses akademik dan pembinaan mahasiswa menuju Al-Azhar.

Direktur Ponpes eLKISI, Dr. Fathurrahman Fadhil, menegaskan bahwa kedekatan ini adalah anugerah sekaligus tanggung jawab besar.

“Hari ini Al-Azhar bukan lagi jauh dari kita. Dengan sinergi ini, eLKISI hadir sebagai pintu yang semakin terbuka bagi generasi Indonesia,” ujar Fathurrahman dalam keterangannya, Rabu (08/04/2026).

Dari pihak Al-Azhar, melalui Kepala Markaz Tathwir Dr. Nahlah as-Shoidi, juga menunjukkan perhatian dan dukungan yang kuat terhadap para pelajar Indonesia. Hal ini menjadi bukti bahwa hubungan ini bukan hanya formalitas, tetapi benar-benar menghadirkan kepedulian, pembinaan, dan peluang nyata.

Kini, satu pesan menjadi jelas: Al-Azhar semakin dekat, dan jalannya semakin terbuka. Bersama Markaz Lughoh eLKISI, para santri tidak lagi sekadar bermimpi, tetapi sedang melangkah pasti menuju pusat keilmuan Islam dunia.[]

Back to top button