#Selamatkan Al-AqshaINTERNASIONAL

Kejahatan Israel di Yerusalem dan Al-Aqsha Makin Meningkat

Penyitaan Properti dan Perubahan Identitas Kota

Otoritas Israel bersama organisasi pemukim disebut terus melanjutkan rencana penyitaan tanah dan properti di Kota Tua Yerusalem, Silwan, serta Jabal Al-Mukabber.

Properti milik keluarga Al-Basha disita untuk kepentingan organisasi pemukim setelah enam keluarga Palestina diusir dari kawasan tersebut. Selain itu, tanah milik keluarga Al-Sha’bani di Silwan juga disita, sementara pemerintah kota mengambil alih sejumlah lahan di kawasan Al-Bustan dan Jabal Al-Mukabber.

Laporan menyebut langkah-langkah tersebut merupakan bagian dari upaya mengubah identitas sejarah Yerusalem. Salah satunya melalui peletakan batu pertama pembangunan pusat yang disebut Pusat Warisan di kawasan bekas Bandara Yerusalem di Qalandiya dengan dihadiri sejumlah pejabat politik Israel.

Menurut laporan, proyek tersebut bertujuan menghapus nilai sejarah bandara tersebut dan mengalihfungsikannya untuk mendukung proyek permukiman serta narasi Zionis.

Pembongkaran Bangunan, Penangkapan, dan Deportasi

Kebijakan yang dinilai membatasi keberadaan warga Palestina terus berlanjut melalui sekitar 200 penangkapan serta penerbitan 37 perintah deportasi. Kebijakan tersebut juga menyasar tokoh agama dan tokoh nasional, termasuk Mufti Agung Yerusalem dan Palestina, Syekh Muhammad Hussein.

Selain itu, terjadi 19 operasi pembongkaran rumah dan bangunan. Dari jumlah tersebut, 14 bangunan dibongkar sendiri oleh pemiliknya untuk menghindari denda besar dan biaya pembongkaran yang dibebankan pemerintah kota.

Laporan menjelaskan bahwa kebijakan tersebut berakar pada sistem perencanaan Israel yang dinilai mempersulit warga Palestina memperoleh izin mendirikan bangunan, sementara lahan lebih banyak dialokasikan untuk proyek permukiman.

Kondisi tersebut, menurut laporan, menempatkan warga Palestina dalam posisi yang sulit dan merupakan bagian dari kebijakan yang bertujuan mengurangi jumlah penduduk Palestina di Yerusalem yang diduduki.

sumber: infopalestina

Laman sebelumnya 1 2
Back to top button