Konsumsi Minuman Manis Harian Sejak Kecil Picu Hipertensi Saat Dewasa
JAKARTA (Suaraislam.id)— Kebiasaan mengonsumsi minuman berpemanis setiap hari sejak masa kanak-kanak hingga remaja berdampak buruk pada kesehatan masa depan. Aktivitas ini dikaitkan dengan peningkatan risiko hipertensi atau tekanan darah tinggi pada usia dewasa.
Penelitian terbaru ini menggunakan data Growing Up Today Study (GUTS) yang melibatkan hampir 26.000 peserta di Amerika Serikat. Studi yang dilakukan oleh peneliti dari Harvard T.H. Chan School of Public Health dan University of Toronto ini mengamati peserta hingga 25 tahun.
Hasil riset menunjukkan bahwa kandungan fruktosa dalam minuman berpemanis berkaitan erat dengan lonjakan risiko hipertensi. Jenis minuman tersebut meliputi minuman bersoda, minuman buah dengan tambahan gula, teh manis kemasan, dan minuman olahraga.
Peserta yang mengonsumsi sedikitnya dua porsi per hari memiliki risiko hipertensi jauh lebih tinggi daripada mereka yang meminumnya kurang dari tiga porsi per minggu. Bahkan, setiap tambahan satu porsi harian dikaitkan dengan kenaikan risiko hipertensi sebesar 14 persen.
Peneliti juga merinci bahwa satu porsi harian minuman bersoda berkaitan dengan kenaikan risiko hipertensi sebesar 23 persen. Sementara itu, konsumsi minuman olahraga harian justru menunjukkan risiko yang lebih mengkhawatirkan hingga mencapai 36 persen.
Sebaliknya, konsumsi buah utuh terbukti aman dan tidak berhubungan dengan peningkatan risiko tekanan darah tinggi. Mengganti satu porsi minuman berpemanis setiap hari dengan buah utuh justru menurunkan risiko hipertensi sebesar 22 persen.
Langkah penggantian dengan susu dan air putih juga membawa dampak positif bagi tubuh. Kebiasaan sehat tersebut masing-masing dapat menurunkan risiko hipertensi sebesar 13 persen dan 9 persen.
Meski demikian, para peneliti mengingatkan bahwa studi ini bersifat observasional sehingga belum dapat membuktikan hubungan sebab akibat secara langsung. Namun, temuan ini memperkuat anjuran medis untuk membatasi konsumsi produk berpemanis demi menjaga tekanan darah tetap stabil.[]
Sumber: ANTARA






