Madrasah Ramadaniyyah sebagai Pendidikan Islam
Ketika seseorang dengan puasanya mulai menaiki satu tingkat di atasnya, yakni tidak hanya menahan keinginan perut dan kemaluan, maka ia dengan puasanya itu telah menuju tujuan sebenarnya dari puasa, yaitu bertakwa kepada Allah Swt.
Tingkat tertinggi dari bentuk ketakwaan tersebut adalah derajat ketiga, yaitu seseorang yang berpuasa dengan menahan diri dari keinginan-keinginan yang rendah dan pikiran-pikiran duniawi, serta mengekangnya dari segala sesuatu selain Allah secara total.
Penutup
Dengan demikian, Ramadhan sejatinya merupakan madrasah yang mendidik manusia menuju derajat takwa melalui latihan mengendalikan hawa nafsu, memperbaiki akhlak, serta menata hubungan dengan Allah, sesama manusia, dan lingkungan.
Keberhasilan puasa tidak diukur dari sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi dari sejauh mana ia mampu mengubah diri menjadi lebih baik, baik secara lahir maupun batin.
Oleh karena itu, nilai-nilai yang diperoleh selama Ramadhan hendaknya terus dijaga dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga benar-benar melahirkan pribadi yang bertakwa. Wallāhu a‘lam.
Zuhaili Zulfa, S.Pd., Guru Pendidikan Agama Islam, lulusan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.






