DAERAH

Masjid Al I’tisham Bogor Gelar Bazar Amal Ramadan

Bogor (SI Online) — Peran masjid tidak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kepedulian sosial bagi masyarakat sekitar. Hal itu terlihat dari kegiatan bazar amal yang digelar di Masjid Al I’tisham Budi Agung, Kecamatan Tanah Sareal, Bogor, pada Ahad (8/3/2026).

Sejak pagi, ratusan emak-emak dari kampung sekitar kompleks Budi Agung memadati halaman masjid untuk mendapatkan sembako murah dan pakaian layak pakai dengan harga yang sangat terjangkau.

Berbagai kebutuhan pokok dijual jauh di bawah harga pasar. Salah satunya telur yang hanya dijual sekitar Rp17.000 per kilogram, sementara harga di pasaran mencapai sekitar Rp33.000 per kilogram. Selain itu, tersedia pula tepung terigu, margarin, gula, minyak goreng, kacang-kacangan, hingga bawang merah dan bawang putih dengan harga berkisar Rp7.000 hingga Rp25.000 per produk.

Tidak hanya sembako, panitia juga menyediakan pakaian layak pakai yang dijual mulai dari Rp2.000 hingga Rp25.000 per potong. Harga murah tersebut membuat banyak warga antusias berburu barang kebutuhan menjelang Ramadan dan Idul Fitri.

Ketua Yayasan Al I’tisham, Hendri Tanjung, menjelaskan bahwa kegiatan bertajuk Bazar Amal Ramadan ini merupakan program sosial tahunan yang diselenggarakan oleh pihak masjid.

“Tujuan kegiatan ini untuk membantu masyarakat sekitar agar bisa mendapatkan kebutuhan Ramadan dan Idul Fitri dengan harga yang lebih mudah dijangkau,” ujarnya.

Ia menambahkan, barang-barang yang dijual dalam bazar berasal dari infak jamaah masjid serta donasi dari para dermawan, baik dari dalam maupun luar Perumahan Budi Agung.

“Sembako dan pakaian ini berasal dari jamaah Masjid dan juga donatur. Kemudian kami pasarkan kepada warga kampung di sekitar Budi Agung dengan harga yang sangat murah,” jelasnya.

Menurut Hendri, kegiatan bazar seperti ini telah menjadi tradisi sosial yang berlangsung cukup lama di lingkungan masjid.

“Bazar ini biasanya hanya digelar satu hari setiap Ramadan. Kegiatan seperti ini sudah berlangsung sekitar 30 tahun,” imbuhnya.

Ia berharap kegiatan bazar amal ini tidak hanya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok, tetapi juga menjadi sarana bagi jamaah untuk berbagi dan memperkuat solidaritas sosial di lingkungan sekitar masjid.

“Masjid diharapkan bisa terus hadir membantu masyarakat, terutama dalam momentum Ramadan yang penuh dengan semangat berbagi,” pungkasnya. []

Back to top button