#Ramadhan 1447 HOASE

Menjadi Alumni Terbaik Madrasah Ramadhan

Bulan Ramadhan merupakan bulan pendidikan atau tarbiyah (Syahrut Tarbiyyah), karena di dalamnya orang beriman mendapatkan pendidikan yang langsung dari Allah SWT (Tarbiyyah Ilahiyyah atau Tarbiyyah Rabbaniyyah).

Pendidikan tersebut mencakup pendidikan jiwa, rohani dan spiritual (ruhiyyah), juga pendidikan jasmani atau fisik (jasadiyyah). Tujuan dari pendidikan tersebut merupakan melahirkan pribadi yang fitrah dan bertakwa (la’allakum tattaquun). Oleh sebab itu bulan Ramadhan disebut juga sebagai Madrasah Ramadhan.

Pada hari ahad yang lalu tepatnya tanggal 25 Ramadhan 1447H/15 Maret 2026, diadakan penutupan sementara (menjelang lebaran Idulfitri) pegajian Tafsir yang rutin dilaksanakan di Masjid Ibn Khaldun UIKA Bogor dengan pemateri sekaligus pengasuh pengajian ini yaitu Prof. Dr. KH. Didin Hafidhuddin, M.S., pengajian ini sudah berlangsung sejak tiga puluh lima tahun yang lalu. Dimulai dari juz satu dan sekarang sudah memasuki juz ke tiga puluh.

Sebelumnya diadakan di Masjid Al-Hijri Air Mancur Bogor, namun sejak tahun 2020 berpindah ke Masjid Ibn Khaldun, sejak saat itu pula penulis diamanahkan untuk mendampingi sebagai moderator. Dan beberapa kali pula menggantikan sebagai pemateri ketika beliau berhalangan. Sejak 2016 pula pengajian dilakasanan secara offline dan online (melalui channel youtube KalamTV) sehingga bisa diikuti oleh jamaah dalam dan luar negeri.

Prof Dr KH Didin Hafidhuddin MS dan Dr Hambari MA

Pada pengajian hari Ahad minggu akhir Ramadhan tersebut beliau membahas tema Karakter Utama Lulusan Terbaik Madrasah Ramadhan. Mengambil pelajaran dari surah Ali Imran ayat 14-17, yang artinya:

“Dijadikan terasa indah dalam pandangan manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu perempuan-perempuan, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas dan perak, kuda pilihan, hewan ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik.” (14)

Katakanlah, “Maukah aku kabarkan kepadamu apa yang lebih baik dari yang demikian itu?” Bagi orang-orang yang bertakwa di sisi Tuhan mereka ada surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya, dan (mereka dikaruniai) pasangan-pasangan yang disucikan serta keridaan dari Allah. Dan Allah Maha Melihat hamba-hamba-Nya. (15)

(Yaitu) orang-orang yang berdoa, “Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah beriman, maka ampunilah dosa-dosa kami dan lindungilah kami dari azab neraka.” (16)

(Yaitu) orang-orang yang sabar, yang benar (jujur), yang tetap taat, yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah), dan yang memohon ampun di waktu sahur (menjelang fajar). (17).

Puasa di Bulan Ramadhan melahirkan orang-orang yang bertakwa, orang-orang bertakwa perlu memiliki akhlak atau karakter utama sebagaimana digambarkan pada ayat di atas, sebagai implementasi lulusan Madrasah Ramadhan. Karakter utama tersebut diantaranya sebagai berikut:

Pertama, selalu berdoa mengharapkan ampunan dari Allah Swt dan dijauhkan dari siksa Neraka.

الَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا إِنَّنَا آمَنَّا فَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

“(Yaitu) orang-orang yang berdoa: ‘Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah beriman, maka ampunilah dosa-dosa kami dan peliharalah kami dari azab neraka.’” (QS. Ali ‘Imran: 16)

Do’a tersebut, disamping permohonan kepada Allah, adalah bukti kesadaran tentang tujuan hidup yang benar, yang semuanya dikembalikan kepada iradah dan ma’unah-Nya.

1 2 3Laman berikutnya
Back to top button