#Selamatkan Al-AqshaINTERNASIONAL

Meski Dibatasi Israel, 70.000 Warga Palestina Laksanakan Salat Jumat di Al-Aqsha

Gaza (Suaraislam.id) – Puluhan ribu warga Palestina melaksanakan salat Jumat (31/7) di kompleks Masjid Al-Aqsha di Yerusalem yang diduduki, meskipun menghadapi pembatasan ketat yang diberlakukan pasukan Israel di pintu-pintu masuk Masjid Al-Aqsha dan Kota Tua.

Sumber-sumber di Yerusalem menyebutkan sekitar 70.000 jamaah berhasil menunaikan salat Jumat di Masjid Al-Aqsha. Ratusan warga dari Kota Tua dan berbagai wilayah Yerusalem yang diduduki tetap menuju masjid tersebut meskipun pengamanan Israel diperketat.

Polisi Israel dikerahkan dalam jumlah besar di seluruh kawasan Kota Tua dan di gerbang-gerbang Masjid Al-Aqsha. Petugas memeriksa kartu identitas para jamaah dan menolak masuk puluhan pemuda. Sementara itu, jamaah lanjut usia hanya diizinkan masuk setelah menjalani pemeriksaan keamanan yang sangat ketat.

Besarnya jumlah jamaah yang hadir terjadi di tengah seruan berkelanjutan dari masyarakat Palestina agar semakin banyak umat hadir, menjaga keberadaan di Masjid Al-Aqsha, dan melaksanakan salat di sana sebagai respons atas meningkatnya pelanggaran yang dilakukan otoritas Israel dan para pemukim ilegal, serta upaya yang terus berlangsung untuk memaksakan realitas baru berupa proses Yahudisasi di kawasan suci tersebut.

Pada Kamis, Masjid Al-Aqsha kembali menjadi lokasi insiden ketika seorang pemukim Yahudi melamar seorang perempuan pemukim di dalam kompleks masjid sambil melakukan ritual keagamaan Yahudi dalam bahasa Ibrani, disertai sorak-sorai perayaan dan berada di bawah perlindungan pasukan Israel.

Selama paruh pertama tahun 2026, Masjid Al-Aqsha mencatat peningkatan tajam dalam aksi penyusupan dan pelanggaran oleh Israel. Sebanyak 25.604 pemukim Yahudi memasuki kompleks Masjid Al-Aqsha, sementara 524.912 pemukim lainnya masuk dengan dalih yang oleh otoritas Israel disebut sebagai kegiatan “pariwisata”.

Organisasi-organisasi Palestina terus memperingatkan meningkatnya langkah-langkah Israel yang bertujuan memaksakan realitas baru berupa Yahudisasi di Yerusalem yang diduduki dan di kawasan Masjid Al-Aqsha.

Menurut Pusat Informasi Palestina “Mu’ta”, lebih dari 8.900 pemukim Yahudi menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsha hanya selama bulan Juni. Pusat tersebut juga mendokumentasikan 20 kasus penodaan terhadap Masjid Al-Aqsha, serta dua perintah pengusiran yang dikeluarkan terhadap jamaah Palestina dan warga yang menjaga kehadiran mereka di kawasan suci tersebut.

sumber: infopalestina

Back to top button