INTERNASIONAL

Meski Korban Berjatuhan, Hingga Pekan ke-82 Aksi Kepulangan Palestina Terus Dilakukan

Gaza (SI Online) – Aksi pawai kepulangan akbar (Great Return March) yang digelar Warga Palestina di Gaza setiap pekannya menjadi bukti bahwa semangat perjuangan mereka tidak pernah padam meski dalam ancaman senjata pasukan Israel.

Pada Jumat (8/11), merupakan hari digelarnya aksi ke-82 yang dilakukan warga Palestina di Jalur Gaza Timur. Meski banyak korban berjatuhan, aksi untuk memerdekakan Palestina itu terus dilakukan.

Dalam aksi yang digelar kemarin, puluhan warga terluka akibat penindasan yang dilakukan pasukan Israel terhadap para peserta aksi pawai kepulangan akbar.

Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan, pihaknya sedang menangani 69 orang yang terluka, 29 orang di antaranya akibat peluru tajam yang ditembakan serdadu Zionis di sebelah timur Jalur Gaza.

Dilansir Pusat Informasi Palestina, ribuan warga Palestina Jumat ini (8/11) mulai berdatangan ke kamp-kamp Al-Awda di perbatasan timur Jalur Gaza hingga sore harinya.

Dalam sebuah pernyataan persnya, Komite Nasional Tinggi Palestina untuk hak kembali dan pembebasan blokade menyerukan semua anak bangsa Palestina untuk berpartisipasi dalam dalam aksi Jumat ke-82 dengan judul “Lanjutkan” di dalam kamp-kamp aksi kepulangan di sebelah timur lima gubernur Jalur Gaza.

Ribuan warga terus berpartisipasi dalam aksi kepulangan yang digelar setiap hari Jumat, dalam rangka menuntut hak mereka agar bisa kembali ke rumah yang mereka tempati dahulu kala sebelum diusir.

Sejak 30 Maret 2018, bangsa Palestina khususnya yang tinggal di Gaza ikut berpartisipasi dalam aksi damai di dekat pagar pemisah antara Jalur Gaza dengan wilayah Palestina jajahan 1948. Mereka menuntut hak kembali ke kota-kota dan desa-desa dimana mereka dahulu tinggal sebelum tahun 1948 dan untuk menuntut dihapuskanya aksi blokade di Gaza.

Sementara itu, tentara Zionis terus menerus melakukan aksi penindasan terhadap peserta aksi damai itu dengan kekerasan dan kriminal. Mereka menembak dan melontarkan gas air mata ke arah para demonstran secara besar-besaran, hingga menyebabkan kematian puluhan warga dan melukai ribuan orang.

Sejak awal aksi pawai kepulangan ini sudah 328 warga Palestina gugur syahid, termasuk 15 syuhada yang jenazahnya masih ditahan oleh pemerintah Zionis. Disamping melukai 31 ribu orang lainnya dalam penindasan secara terus menerus dan serangan lainnya ke Jalur Gaza.

sumber: infopalestina

Artikel Terkait

Back to top button