Minum ‘Softdrink’ Tiap Hari, Ini Dampaknya Buat Tubuh
Meski demikian, klaim kesehatan tersebut tetap perlu diwaspadai kebenarannya oleh konsumen.
Kandungan probiotik dalam minuman kaleng sering kali tidak mampu bertahan lama akibat proses pengolahan dan penyimpanan.
Risiko Konsumsi Harian
Kebiasaan mengasup minuman berkarbonasi menyebabkan lonjakan gula darah berulang yang memaksa tubuh mengubah kelebihan gula menjadi trigliserida.
Lemak tersebut berpotensi besar mengakibatkan penambahan berat badan yang tidak terkendali.
“Penelitian menunjukkan, peningkatan asupan minuman manis dikaitkan dengan risiko lebih tinggi terkena diabetes tipe dua,” tutur Brown.
Mengganti soda dengan air putih, teh, atau kopi terbukti mampu menurunkan risiko penyakit kronis tersebut.
Rodriguez menambahkan bahwa dampak negatif soda jauh lebih banyak dibandingkan manfaat kafein yang ada di dalamnya.
“Minum soda setiap hari dapat menyebabkan penambahan berat badan dan resistensi insulin,” ucap Rodriguez.
Kondisi tersebut berkaitan erat dengan sindrom metabolik dan penyakit kardiovaskular.
Selain fisik, kelebihan kafein dari soda turut memengaruhi kesehatan mental seseorang.
Menurut Brantley-Lopez, hal ini dapat meningkatkan kecemasan dan mengganggu pola tidur yang sehat.
Oleh karena itu, Anda disarankan beralih ke minuman lain yang lebih aman seperti air putih atau infused water.[]
Sumber: Kompas.com






