SOSOK

Natsir, NKRI dan Teladan Generasi Muda

Bagi para generasi muda hari ini, sebagaimana dulu penulis terinspirasi, sosok Pak Natsir merupakan teladan yang sangat relevan untuk dihidupkan kembali. Indonesia membutuhkan “Natsir-Natsir baru” yang tidak hanya cerdas secara intelektual, kompeten dalam kepemimpinan dan beradab dalam berperilaku, tetapi juga memiliki identitas yang kuat serta berintegritas tinggi. Keteladanan beliau dalam menjunjung kejujuran, kesederhanaan dan tanggung jawab menjadi fondasi penting dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.

Selain itu, kecintaan Natsir terhadap ilmu dan pendidikan patut ditiru, karena kemajuan bangsa tidak dapat dilepaskan dari kualitas pendidikan dan sumber daya manusianya. Dalam konteks dakwah, semangat amar ma’ruf nahi munkar yang ia jalankan dengan cara santun penuh hikmah dan dialogis juga menjadi contoh penting di era digital yang penuh dinamika dan polarisasi. Kemampuan beliau dalam membangun komunikasi dan menjalin silaturahmi lintas kelompok dan golongan menunjukkan bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk bersatu.

Generasi muda perlu belajar bagaimana menyesuaikan bentuk perjuangan dengan perkembangan zaman, tanpa kehilangan jati diri dan nilai-nilai dasar keislaman yang menjadi pegangan.

Dengan meneladani kepribadian M. Natsir, besar harapannya di Indonesia akan muncul generasi baru yang unggul dan beradab yang mampu membawa bangsa ini menuju masa depan yang lebih baik, maju dan sejahtera dalam naungan ridha Tuhan Yang Maha Kuasa.[]

Dr. Hambari, M.A., Wakil Rektor Universitas Ibn Khaldun Bogor Bidang Kemahasiswaan dan Dakwah

Laman sebelumnya 1 2
Back to top button