RESONANSI

Ndasmu Etik!

Karena etika ini jadi perhatian serius belakang dengan umpatan diatas, dengan jadi pertanyaan di Debat Capres 1 dan jadi keputusan geger MKMK soal “pelanggaran etika berat” berujung pemberhentian jabatan Ketua MK maka seorang sahabat bertanya: apa pandangan Islam soal etika?

Jawabannya sangat bernuansa tapi jelas bahwa secara keseluruhan memakai definisi yang manapun maka etika adalah sesuatu yang serius dalam agama. Biar saya jelaskan.

1. Jika memakai definisi Etika Islam, maka cakupannya sangat luas yakni : melibatkan pemahaman dan penerapan prinsip-prinsip moral yang telah ditetapkan oleh ajaran agama Islam. Ada beberapa prinsip utama yang terkandung dalam etika Islam, antara lain:

a. Tauhid: Prinsip ini menekankan keyakinan akan keesaan Tuhan dan ketaatan kepada-Nya. Tauhid berkaitan erat dengan etika, karena meyakini keesaan Tuhan mempengaruhi cara kita berinteraksi dengan sesama makhluk ciptaan-Nya.

b. Ihsan: Merupakan konsep membuat kebaikan dalam segala aspek kehidupan, baik secara materi maupun non-materi. Penanaman pahala serta melakukan segala tindakan dengan keikhlasan dan kebaikan hati termasuk dalam prinsip ini.

c. Adil: Etika Islam menitikberatkan pada prinsip keadilan dalam hubungan antar sesama manusia. Menjalankan keadilan artinya memberikan hak-hak yang seimbang dan adil kepada semua orang, tanpa memandang ras, suku, atau agama.

d. Amar ma’ruf nahi munkar: Prinsip ini mengajarkan kita untuk mendorong tindakan-tindakan baik dan mencegah tindakan buruk di dalam masyarakat. Ini berarti kita sebagai muslim diberi tanggung jawab moral untuk menghargai nilai-nilai positif dalam masyarakat dan menentang segala bentuk kejahatan atau kerusakan yang dapat mengganggu ketentraman sosial.

e. Akhlak terpuji: Etika Islam mencakup pentingnya mengembangkan akhlak terpuji dalam diri kita, seperti kesabaran, kejujuran, keadilan, ketulusan, dan tolong-menolong.”.

2. Jika memilih pertengahan dalam arti definisi yang luas maka padanannya adalah akhlak atau bisa disebut budi pekerti. Akhlak adalah satu dari tiga unsur pokok agama yakni Aqidah, Syariah dan Akhlak. Ini merupakan padanan dari Iman, Islam dan Ihsan. Islam adalah agama yang lengkap dan sempurna, yang mencakup seluruh aspek kehidupan manusia.

Islam memiliki tiga pilar utama, yaitu aqidah, syariah, dan akhlaq. Aqidah adalah keyakinan dan kepercayaan yang mendasari sikap dan perilaku seorang muslim. Syariah adalah hukum dan aturan yang mengatur hubungan manusia dengan Allah, sesama manusia, dan alam. Akhlaq adalah nilai-nilai moral dan etika yang menjadikan manusia berakhlak mulia. Akhlaq merupakan salah satu pilar penting dalam Islam, karena akhlaq adalah buah dari aqidah dan syariah. Baginda Rasulullah ﷺ adalah manusia teragung. Beliau memiliki akhlak terbaik, berkepribadian termulia.

Allah SWT sendiri yang menyatakan demikian:

وَإِنّكَ لَعَلَىَ خُلُقٍ عَظِيمٍ (القلم: 4)

‘Sungguh engkau (Muhammad) benar-benar memiliki akhlak yang sangat agung.’ (QS: al-Qalam: 4).

Sesuai dengan hadist : Kata Nabi pada Hadits Riwayat Al-Baihaqi dikatakan “Innama Buistu Liutammima Makarimal Akhlak” yang artinya Sesungguhnya aku diutus hanya untuk menyempurnakan akhlak yang mulia. Akhlaq adalah cerminan dari iman dan amal saleh seorang muslim. Akhlaq juga merupakan tujuan dari syariah, yaitu untuk membentuk manusia yang beradab dan bermartabat. Akhlaq adalah kriteria utama yang akan menentukan keselamatan dan kebahagiaan manusia di dunia dan akhirat.

1 2Laman berikutnya

Artikel Terkait

Back to top button