OPINI

Opini Publik AS tentang Israel Berubah, Kebijakan AS Juga Harus Berubah

Dukungan tanpa syarat AS terhadap Israel akan berakhir, tetapi perubahan kebijakan ini mungkin memakan waktu bertahun-tahun.

Dalam jangka pendek, mungkin hanya ada sedikit perubahan. Jika misalnya terjadi keretakan antara Netanyahu dan Presiden AS Donald Trump—bahkan secara pribadi—Trump bisa menggunakan data survei untuk membenarkan langkah menjauh dari Israel. Tetapi perubahan dramatis ini kecil kemungkinannya.

Yang lebih mungkin, tekanan publik akan mendorong anggota Kongres perlahan bergeser dalam isu Israel-Palestina. Kandidat muda yang menolak dana dari lobi pro-Israel seperti AIPAC bisa menantang politisi yang kaku. Meski begitu, lobi pro-Israel akan mengerahkan sumber daya besar untuk menjegal kandidat yang simpatik pada Palestina.

Selain itu, isu lain seperti ekonomi dan masalah sosial tetap lebih dominan dalam agenda politik AS, sementara kebijakan luar negeri jarang menjadi faktor utama pemilu.

Dalam jangka menengah, transisi politik lebih terasa di Partai Demokrat. Basis pemilih muda semakin menekan kepemimpinan partai. Contohnya kemenangan spektakuler kandidat wali kota New York, Zohran Mamdani, dalam pemilihan pendahuluan Demokrat, menunjukkan arah ini.

Dengan semakin banyak pejabat pro-Palestina terpilih, khususnya di Kongres, blok progresif akan tumbuh dan meningkatkan tekanan dari dalam.

Meski begitu, proses ini tidak akan cukup cepat untuk segera memperbaiki kondisi Palestina atau menghentikan pembersihan etnis yang sedang berlangsung di Gaza. Kemungkinan besar, tekanan internasional dan perkembangan di lapangan lebih berpengaruh ketimbang perubahan kebijakan AS.

Namun dalam jangka panjang, berkurangnya dukungan dari Kongres atau bahkan Presiden AS akan memaksa Israel mengubah sikap agresifnya di kawasan, menahan petualangan militernya, dan mungkin membuat konsesi dalam isu Palestina. Apakah itu cukup untuk mewujudkan negara Palestina masih harus dilihat. []

Sumber: Al Jazeera

Laman sebelumnya 1 2
Back to top button