OASE
Pahitnya Sabar, Manisnya Takdir
Maka jangan minta Allah cepat-cepat menghilangkan pahitnya, sebelum madunya matang. Tugas kita hanya bertahan, taat, dan percaya.
Karena sejatinya, sabar bukan tentang seberapa kuat kita menahan. Tapi seberapa besar kita percaya bahwa Allah tidak akan salah menakar takdir.
Semoga Allah selalu membimbing kita agar Istiqomah dalam kesabaran dan ketaatan. Amin. []
Imam Nur Suharno, Kepala Divisi Humas dan Dakwah Pesantren Husnul Khotimah Kuningan Jawa Barat.






