SEHAT-BUGAR

Anak-Anak Butuh Gizi Sejati, Bukan Sekadar Cairan Manis

Jakarta (SI Online) – Susu kental manis (SKM) masih sering disalahartikan sebagai minuman harian bagi anak-anak dan keluarga Indonesia, padahal produk ini sama sekali tidak dirancang untuk menggantikan susu.

Menyikapi kekeliruan yang dapat mengancam kesehatan generasi masa depan ini, pakar gizi dari IPB University mengingatkan bahwa menjadikan SKM sebagai minuman utama menyimpan risiko kesehatan yang serius.

Dosen Fakultas Kedokteran dan Gizi IPB University, Dr. dr. Karina Rahmadia Ekawidyani, menegaskan bahwa SKM merupakan produk olahan yang didominasi oleh kandungan gula dalam jumlah yang sangat besar.

“Karena komposisi susunya sudah jauh lebih rendah, kandungan protein dan lemaknya juga tidak sesuai jika dikonsumsi sebagai susu harian,” ujar dr. Karina, Rabu (25/3/2026)., dikutip dari Kompas.com.

Fakta medis ini menunjukkan bahwa dari segi nilai gizi, SKM sama sekali tidak setara dengan kebaikan susu segar maupun susu UHT (Ultra High Temperature).

Dr. Karina menjelaskan bahwa dalam setiap satu takaran saji atau sekitar 30 gram SKM, tubuh langsung terpapar oleh sekitar 15 gram gula.

Padahal, batas konsumsi gula harian yang dianjurkan dalam pedoman gizi seimbang untuk menjaga kesehatan tubuh adalah maksimal 50 gram.

“Jika seseorang mengonsumsi sekitar sembilan sendok makan SKM dalam sehari, jumlah tersebut sudah mencapai batas konsumsi gula harian,” jelasnya memberikan peringatan keras.

Selain memiliki kadar gula yang sangat tinggi, kandungan protein dan lemak di dalam SKM dinilai sangat tidak mencukupi untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Meskipun produk ini tetap mengandung unsur susu, proses pengolahan yang panjang telah mengurangi sebagian besar nilai nutrisi alaminya.

Oleh karena itu, Dr. Karina mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak dan disiplin dalam menakar penggunaan SKM di rumah demi menghindari bahaya diabetes sejak dini.

“Jangan langsung menuangkan dari kaleng; dengan menakar, kita bisa mengetahui batas penggunaannya,” tegasnya mengimbau para orang tua.

Ads: Untuk mengetahui lebih lanjut tentang Poltek Kesehatan kunjungi poltekkesliwakota.org

Kebiasaan menuangkan SKM secara langsung dari kemasan tanpa takaran yang jelas sangat berisiko memicu konsumsi gula berlebih yang merusak kesehatan organ tubuh.

1 2Laman berikutnya
Back to top button