PBNU Targetkan Seribu Pesantren Adopsi Pakta Integritas Perlindungan Santri
Sementara itu, Ketua SAKA PBNU, Alissa Wahid, menekankan pentingnya membangun mekanisme perlindungan berlapis melalui penguatan aspek pencegahan, penanganan cepat, pendampingan hukum, hingga pemulihan psikologis bagi korban.
SAKA PBNU bersama RMI PBNU terus mendorong lahirnya sistem proteksi ini lewat edukasi berkala, penyusunan SOP penanganan kekerasan, serta penguatan budaya pengasuhan yang berpihak pada keselamatan penuh para santri.
Sebagai bagian dari implementasi jangka panjang, RMI PBNU menargetkan sedikitnya 1.000 pesantren di seluruh Indonesia dapat segera mengadopsi komitmen Pesantren Aman melalui penandatanganan pakta integritas dan langkah perlindungan nyata di lingkungan masing-masing.[]
Sumber: ANTARA






