#Kontroversi BOPINTERNASIONAL

Prancis dan Inggris Tolak Undangan Trump ke Dewan Perdamaian Gaza

Pekan lalu, Trump mengumumkan pembentukan Dewan Perdamaian untuk Gaza, yang terdiri dari Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, utusan khusus Trump Steve Witkoff, menantu Trump Jared Kushner, mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair, Presiden Bank Dunia Ajay Banga, serta Wakil Penasihat Keamanan Nasional AS Robert Gabriel.

Trump juga mengundang para pemimpin sejumlah negara, termasuk Rusia dan Belarus, untuk bergabung.

AS Minta Hampir Rp17 Triliun

Sebelumnya dikabarkan, pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meminta negara-negara membayar lebih dari USD 1 miliar AS (sekitar Rp16,8 triliun) untuk memperoleh hak atas kursi permanen di Dewan Perdamaian Gaza (Gaza Board of Peace), demikian laporan Bloomberg mengutip rancangan piagam dewan tersebut.

“Setiap Negara Anggota akan menjabat selama paling lama tiga tahun sejak piagam ini mulai berlaku, dengan kemungkinan perpanjangan oleh Ketua,” demikian bunyi rancangan dokumen itu, seperti dikutip Bloomberg.

“Masa keanggotaan tiga tahun tersebut tidak berlaku bagi Negara Anggota yang menyumbangkan dana tunai lebih dari 1 miliar dolar AS kepada Dewan Perdamaian dalam tahun pertama sejak piagam ini berlaku,” demikian bagian lain rancangan dokumen tersebut.

Menurut Bloomberg, Trump akan menjadi ketua pertama dewan dan secara pribadi memutuskan negara mana yang akan diundang.

Keputusan akan diambil berdasarkan suara mayoritas, namun seluruh keputusan tetap memerlukan pengesahan dari ketua. Dokumen itu juga menyebutkan Trump bertanggung jawab menyetujui segel resmi kelompok tersebut.

Sumber: Anadolu/Sputnik/RIA-Novosti-OANA

Laman sebelumnya 1 2
Back to top button