Presiden Prabowo, Hemat atau Boros?
Dalam hal kesederhanaan ini, para pemimpin Iran patut untuk dicontoh. Presiden atau para pemimpin tinggi Iran rata-rata hidup sederhana. Jarang di antara mereka yang hidupnya bergelimang kemewahan sebagaimana para pejabat tinggi di Indonesia.
Salah satu presiden Iran yang terkenal hidupnya sederhana adalah Mahmoud Ahmadinejad (2005–2013). Ketika menjadi presiden, ia mengumumkan kekayaan dan propertinya cuma sedan Peugeot 504 tahun 1977 dan sebuah rumah sederhana warisan ayahnya 40 tahun yang lalu di sebuah daerah pinggiran di Teheran.
Waktu pertama kali jadi presiden, Ahmadinejad ingin terus tinggal di rumahnya sendiri daripada di istana kepresidenan, hingga akhirnya baru bersedia pindah setelah dibujuk oleh para penasihat keamanan. Rekening banknya pun bersaldo kecil dan satu-satunya uang masuk baginya adalah uang gaji bulanannya. Gajinya sebagai dosen di sebuah universitas hanya senilai 250 dolar AS.
Setelah menempati istana kepresidenan, Ahmadinejad memerintahkan untuk mengeluarkan seluruh perabotan dan karpet mahal yang ada serta menggantinya dengan yang lebih murah. Ia menyumbangkan seluruh karpet istana Iran yang sangat mahal itu kepada masjid di Teheran dan menggantinya dengan karpet biasa yang mudah dibersihkan. Ia juga menghentikan kebiasaan upacara karpet merah, sesi foto, publikasi pribadi, atau hal-hal seperti itu saat mengunjungi berbagai tempat di negaranya.
Saat harus menginap di hotel, ia meminta diberikan kamar yang tidak terlalu besar. Ia tidak suka tidur di atas kasur, tetapi lebih suka tidur di lantai beralaskan karpet dan selimut. Ketika pergi dengan pesawat terbang, ia biasa menggunakan kelas ekonomi.
Memang Indonesia bisa mencapai adil makmur kalau presidennya memberikan keteladanan. Kalau presidennya menerapkan kebijakan hemat untuk pihak lain sementara ia sendiri boros, jangan harap Indonesia adil makmur. Yang ada adalah para pejabat di bawah presiden ikut-ikutan boros dan itulah yang terjadi kini di Indonesia.
Ketika pengangguran dan kemiskinan masih puluhan juta, para pejabat tinggi masih banyak yang hidup bermewah-mewah. Gaji dan tunjangan pejabat di atas Rp100 juta per bulan masih banyak di negeri ini. Mau adil makmur? ‘Ndasmu’.
Akhirnya, Rasulullah saw. mengingatkan:
“Sesungguhnya Allah membenci bagi kalian tiga perkara: banyak berkata yang tidak bermanfaat, banyak bertanya (yang tidak perlu), dan menyia-niÄ…kan harta (boros).” (HR Bukhari dan Muslim)
“Sebaik-baik pemimpin kalian adalah yang kalian cintai dan mereka mencintai kalian. Kalian mendoakan mereka dan mereka mendoakan kalian. Dan seburuk-buruk pemimpin kalian adalah yang kalian benci dan mereka membenci kalian. Kalian melaknat mereka dan mereka melaknat kalian.” (HR Muslim)
Wallahu alimun hakim. []






