NASIONAL

Rakyat Miskin Bertambah, HNW Tolak Penghentian Bansos Tunai

Dengan demikian, kata HNW, Kemensos selayaknya melanjutkan program bantuan sosial tunai yang masih diperlukan oleh masyarakat, apalagi kalau bisa meningkatkan anggaran perlindungan sosial.

“Namun justru Mensos malah mengagetkan publik dengan malah kembali “nrimo” mengumumkan menghentikan program bantuan sosial tunai untuk rakyat, tanpa membahasnya dengan DPR. Sekalipun masih membuka ruang pengecualian untuk bantuan melalui BPNT dalam bentuk non tunai, yang dikhawatirkan justru akan mengulangi kasus korupsi seperti yang terjadi dengan Mensos sebelumnya,” tutur HNW.

Apalagi, Anggota Fraksi PKS ini juga mendapatkan fakta data, berdasarkan rilis BPS Februari 2021 menunjukkan justru telah terjadi peningkatan penduduk miskin sebanyak 2,76 juta jiwa.

Oleh karena itu, sudah seharusnya berbagai program perlindungan dan bantuan sosial dilanjutkan agar dapat memperbaiki indikator-indikator yang memburuk tersebut, tidak malah dihapuskan. Apalagi, Pemerintah selalu membanggakan bahwa perlindungan sosial telah mampu menahan semakin banyak orang jatuh miskin.

Maka ketika fakta dan data jumlah kemiskinan akibat covid-19 di tahun 2021 masih bertambah tinggi, mestinya program bantuan sosial tunai itu dilanjutkan, untuk menahan agar jangan makin banyak orang Indonesia terdampak covid-19 yang jatuh menjadi miskin. Bukan malah menghapuskannya.

“Penting Bu Risma untuk mencabut keputusan sepihaknya itu, dan memaksimalkan kemampuan blusukannya ke Menkeu untuk mendapatkan keadilan anggaran guna melanjutkan program bantuan sosial tunai kepada Rakyat Indonesia korban covid-19”, pungkas HNW.

red: adhila

Laman sebelumnya 1 2

Artikel Terkait

Back to top button