Retorika Calon Presiden Prancis Membela Palestina
Menuntut Komitmen Nyata Prancis
Kecaman verbal dan sanksi perjalanan terhadap Ben Gvir jelas tidak cukup. Jika Prancis ingin serius membela Palestina dan benar-benar menekan Israel, langkah-langkah konkret harus segera diambil.
Pertama, Prancis harus memimpin inisiatif di Uni Eropa untuk memberlakukan embargo senjata menyeluruh terhadap Israel. Setiap senjata yang dikirimkan ke negara yang tengah digugat di Mahkamah Internasional adalah pelanggaran terhadap kewajiban hukum internasional itu sendiri. Selama bertahun-tahun, negara-negara Eropa, termasuk Prancis, terus memasok komponen militer dan teknologi ke Israel dengan dalih “pertahanan diri”, padahal senjata itu digunakan untuk membombardir kamp-kamp pengungsi dan rumah sakit di Gaza.
Kedua, Prancis harus secara aktif mendukung putusan Mahkamah Internasional dan Mahkamah Pidana Internasional, bukan sekadar “memperhatikan” perkembangan kasus. Dukungan aktif berarti menggunakan hak veto dan pengaruh diplomatiknya di Dewan Keamanan PBB untuk mendesak gencatan senjata permanen, penghentian blokade Gaza, serta penegakan putusan-putusan pengadilan internasional yang selama ini diabaikan begitu saja oleh Israel.
Ketiga, Prancis harus memutus rantai diplomasi yang selama ini membiarkan ekstremisme pejabat seperti Ben Gvir berkembang tanpa konsekuensi berarti. Mengkritik Presiden Macron yang terlalu “align” (bersekutu) dengan kebijakan Donald Trump bukanlah sekadar retorika kampanye; ini adalah seruan mendasar agar Prancis kembali ke jati dirinya sebagai negara pencetus Deklarasi Hak Asasi Manusia dan prinsip Liberté, Égalité, Fraternité.
Prancis memiliki pengaruh historis yang kuat di Lebanon dan Suriah—negara-negara tetangga yang saat ini juga menjadi sasaran agresi Israel. Mengabaikan tanggung jawab moral ini sama saja dengan mengkhianati sejarah panjang keterlibatan Prancis di kawasan.
Tanpa tindakan nyata dari Paris—tanpa tekanan diplomatik yang sungguh-sungguh, tanpa penghentian aliran senjata, dan tanpa keberanian untuk menentang sekutunya demi prinsip—pembelaan Prancis terhadap Palestina akan tetap menjadi retorika musiman yang menghilang setelah pemilu usai.[]






