Ribuan Orang Hadiri Pemakaman Syekh Hamad bin Khalifa Al Thani di Doha
Syekh Hamad bin Khalifa Al Thani yang memimpin Qatar dari tahun 1995 hingga 2013 dimakamkan setelah melalui upacara pemakaman Islam yang sederhana.
‘Negara yang Luar Bila’
Masa jabatan Syekh Hamad juga melahirkan konstitusi permanen pertama Qatar pada tahun 2004. Selain itu, ia memperkenalkan pemilihan umum tingkat kota yang memberikan hak bagi perempuan untuk memilih dan mencalonkan diri sebagai kandidat.
Pada tahun 2013, ia menyerahkan kekuasaan kepada putra sekaligus putra mahkotanya, Syekh Tamim, yang saat itu baru berusia 33 tahun. Keputusan turun takhta ini menjadi peristiwa yang sangat langka bagi seorang penguasa turun-temurun di wilayah Teluk Arab.
Dosen Hubungan Internasional di Qatar University, Abdulla Banndar Al-Etaibi, mengatakan bahwa Syekh Hamad telah berhasil mengubah Qatar menjadi negara yang luar biasa.
“Kita sedang membicarakan seseorang yang meninggalkan warisan di seluruh dunia, tidak hanya di Qatar,” ujarnya kepada Al Jazeera. “Beliau memiliki banyak impian dan berinvestasi besar pada LNG, yang pada akhirnya membantu Qatar berkembang jauh lebih maju.” []
Sumber: Aljazeera.com






