Saya Kenal Amin Abdullah, Pahlawan dalam Penembakan Masjid San Diego
Saya sama sekali tidak terkejut bahwa ia mengorbankan hidupnya untuk melindungi orang lain dari tembakan. Ia adalah seorang Muslim Amerika sejati.
Saya menyelesaikan pendidikan dan pindah dari San Diego untuk berkarier di bidang bioteknologi, sementara orang tua dan saudara saya tetap tinggal di sana. Saya beberapa kali kembali, tetapi tidak pernah bertemu Amin lagi sampai hari itu.
Sungguh menyenangkan melihat dia akhirnya mewujudkan impian seumur hidupnya menjadi petugas keamanan. Di hari sulit ketika saya akan menguburkan ayah saya, kami sempat tertawa bersama dan saling bertukar kabar singkat tentang kehidupan. Mungkin itu pertama kalinya saya bertemu dia lagi setelah 20 tahun. Dan ternyata itu menjadi pertemuan terakhir kami.
Kemarin, dia gugur saat membela masjid. Amin, yang berarti “dapat dipercaya”, benar-benar hidup sesuai namanya dan meninggal saat melakukan apa yang ia cintai.
Amin lahir sebagai seorang Muslim dari ibu keturunan Afrika-Amerika. Ia sangat Amerika, sebagaimana seseorang bisa menjadi orang Amerika. Dan ia juga sangat Muslim, sebagaimana seseorang bisa menjadi Muslim sejati. []
Sumber: Al Jazeera






