OPINI

Tabayyun di Era Digital: Ketika Deepfake Ancam Kebenaran dan Diplomasi Internasional

Prinsip tabayyun yang diajarkan Al-Qur’an tidak hanya relevan untuk konteks masa lalu, tetapi juga panduan abadi yang semakin penting di era digital ini. Ketika teknologi berkembang dengan sangat cepat dan ancaman terhadap kebenaran semakin canggih, nilai nilai Islam justru menawarkan fondasi etis yang kokoh untuk menavigasi kompleksitas dunia modern.

Inilah peran penting yang dapat dimainkan oleh umat Islam Indonesia yang tidak hanya sebagai objek perubahan teknologi, tetapi sebagai subjek yang aktif merumuskan etika digital berbasis nilai nilai keislaman yang rahmatan lil ‘alamin. []

*Annisa Khairani Ali Hakim, Sarjana Ilmu Hubungan Internasional Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

Laman sebelumnya 1 2 3
Back to top button