RUANG MUSLIMAH

Tantangan Menjadi Muslimah Sesuai Syariat Islam di Zaman Modern

Oleh: Nur Alfi Ramadani*

Wanita muslim di zaman modern saat ini banyak dihadapi dengan tuntutan zaman yang serba cepat dan serba bagus. Sedangkan di dalam nilai-nilai syariat islam sendiri mengajarkan kita untuk tetap hidup dengan sederhana dan tidak harus serba instan atau cepat. 

Bagi wanita muslim sendiri, menjaga aurat atau menjaga diri agar sesuai dengan syariat Islam itu bukanlah hal yang mudah, apalagi di zaman modern saat ini.

Dimana di zaman modern ini kita banyak ditawarkan peluang-peluang yang besar untuk bisa diikutinya, mulai dari karir, hingga terbukanya ruang untuk berekspresi, namun di sisi lain ini juga membawakan tekanan sosial yang besar. Pada titik inilah seorang wanita muslim di zaman modern benar-benar diuji. 

Kemudian yang menjadi salah satu tantangan terbesar seorang wanita muslim yaitu standar kecantikan yang tidak sesuai dengan kondisi manusia pada umumnya. Dimana di dalam media sosial banyak sekali yang menampilkan gambaran tentang bagaimana wanita yang paling ideal itu,dan juga itu sering kali bertentangan dengan nilai kesederhanaan yang di ajarkan oleh islam. 

Karena di zaman modern ini banyak yang menggambarkan wanita ideal itu seperti apa, akhirnya banyak wanita di zaman sekarang ini yang merasa sering insecure (tidak pede dengan dirinya sendiri) dikarenakan menurutnya dirinya itu kurang cantik, dan tidak sempurna, padahal syariat Islam tidak pernah menjadikan penampilan sebagai ukuran utama nilai manusia. Sebagaima yang di firmankan oleh Allah SWT di dalam QS. Al-A’Raf ayat 31 yang berbunyi: 

 يٰبَنِيْٓ اٰدَمَ خُذُوْا زِيْنَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَّكُلُوْا وَاشْرَبُوْا وَلَا تُسْرِفُوْاۚ اِنَّهٗ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِيْنَ 

Wahai anak cucu Adam, pakailah pakaianmu yang indah pada setiap (memasuki) masjid dan makan serta minumlah, tetapi janganlah berlebihan. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang berlebihan.

Dalam QS. Al-A‘raf: 31 di atas, kita di ajarkan bahwasanya seorang muslim itu harus menjaga kerapian dan keindahan ketika beribadah, namun juga tetap menjauhi sikap yang berlebihan dalam berpakaian, makan, dan minum. 

Pada prinsip ini juga berkaitan erat dengan anjuran agar wanita muslim menjalani hidup itu tetap dengan cara yang sederhana, tidak boros, tidak pamer, tidak berlebih dalam berhias, serta menjaga kehormatan dan kesopanan diri. Islam mendorong gaya hidup yang indah namun juga harus  tetap seimbang, wajar, dan tidak melampaui batas.

Tantangan lainnya datang dari lingkungan sosial yang membuka pada jalan perilaku serba boleh dan tidak ada aturan yang tegas, sehingga orang bebas untuk melakukan apa saja yang ia mau lakukan tanpa pengawasan. Padahal seharusnya tidak boleh seperti itu.  

Normalisasi gaya hidup bebas, berpakaian yang tidak menutup aurat, dan tingkah laku yang hedonisme makin di anggap sebagai hal yang wajar dan biasa saja, tetapi wanita yang memilih untuk berhijab syar’i atau menjaga pergaulannya sering di anggap ketinggalan zaman. 

Padahal, bersikap modern itu tidak harus mengikuti tren-tren yang ada, justru kemampuan seorang wanita untuk tetap memegang teguh syariat islam di tengah perubahan zaman ini merupakan bentuk modernitas sejati. 

1 2Laman berikutnya
Back to top button