OASE

Teruslah Berdoa, Jangan Bosan

Kita tidak tahu doa mana yang akan dikabulkan, untuk itu teruslah perbanyak doa jangan pernah bosan, apalagi menyerah kemudian tak pernah mau lagi berdoa.

Doa adalah ibadah, dan ketika kita sering dan banyak berdoa setiap detik, setiap menit, setiap jam dengan ikhlas serta penuh kekhusyuan tapi belum juga terkabul apa yang kita harapkan dalam doa yang kita panjatkan, sesungguhnya kita tetap mendapatkan kebaikan dan pahala dari doa-doa kita. Jadi, jangan sampai terbersit dalam hati bosan berdoa karena tak kunjung dikabul.

Allah Ta’ala selalu maha baik pada setiap hamba-Nya, maka pastikan ketika meminta hanya rasa yakin yang tertanam jelas dalam hati, pastikan hanya prasangka baik yang ada dalam benak kita.

Jangan bertanya kapan doa-doa akan Allah Ta’ala jadikan nyata, bila memang belum dikabulkan oleh-Nya itu bisa jadi karena memang wakunya kurang tepat dan belum pas.

Sebab Allah Ta’ala akan selalu menampung setiap doa, dan akan melepaskannya satu persatu kepada pemiliknya di waktu yang telah benar-benar tepat.

Dari Abu Said radhiallahu ‘anhu Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ما من مسلم يدعو الله بدعوة ليس فيها مأثم و لا قطيعة رحم إلا أعطاه إحدى ثلاث : إما أن يستجيب له دعوته أو يصرف عنه من السوء مثلها أو يدخر له من الأجر مثلها

Tidaklah seorang muslim yang berdoa, dan doanya tidak berisi perbuatan dosa atau memutus silaturahim, kecuali Allah akan memberikan salah satu di antara tiga balasan: (1) Allah kabulkan doanya, (2) Allah hindarkan dirinya dari musibah yang senilai dengan isi doanya, dan (3) Allah simpan dalam bentuk pahala untuknya di akhirat.” (HR. Ahmad)

Sebagian ulama mengatakan bahwa yang dimaksud doa di atas adalah ibadah. Allah berjanji untuk mengabulkan ibadah hamba-Nya dengan memberikan pahala dari setiap ibadah yang diterima.

Sesungguhnya, janji yang Allah berikan adalah janji bersyarat. Artinya, hanya doa-doa yang memenuhi syarat yang akan dikabulkan oleh Allah. Selain itu, bisa jadi, Allah tidak mengabulkannya.

Karena itulah terkadang, Allah menahan doa kita, karena hal itu lebih baik bagi kita, daripada Allah memberikan sesuatu yang kita inginkan. Allah Ta’ala berfirman,

وَعَسَى أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ وَعَسَى أَنْ تُحِبُّوا شَيْئًا وَهُوَ شَرٌّ لَكُمْ وَاللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَ

Bisa jadi, kalian membenci sesuatu, padahal itu baik bagi kalian. Terkadang pula, kalian mencintai sesuatu, padahal itu buruk bagi kalian. Allah mengetahui dan kalian tidak mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: Ayat 216)

Bagian ini penting untuk dipahami, agar kita tidak berburuk sangka kepada Allah, ketika merasa doa kita tidak kunjung dikabulkan. Kita harus selalu yakin bahwa Allah lebih tahu hal terbaik untuk kita karena Dialah yang menciptakan manusia dan Dia adalah Dzat yang Maha sempurna ilmu-Nya.

Wallahu a’lam

Abu Miqdam
Komunitas Akhlaq Mulia

Artikel Terkait

Back to top button