Tiga Perilaku Utama Orang Beriman, Kunci Hidup Tak Pernah Rugi

Bogor (SI Online) – Pembina Masjid Ibn Khaldun Bogor, Prof. Dr. KH Didin Hafidhuddin, menyampaikan bahwa ada tiga perilaku utama yang harus dimiliki oleh orang beriman agar kehidupannya tidak merugi dan mampu menghadapi berbagai ujian.
Pesan tersebut disampaikan usai pelaksanaan salat tahajud berjamaah pada malam ke-25 Ramadan di Masjid Ibn Khaldun Bogor, Ahad dini hari (15/3/2026).
Menurut Kiai Didin, tiga perilaku tersebut berlandaskan firman Allah dalam Surah Fatir ayat 29, yang menjelaskan bahwa orang-orang yang membaca Al-Qur’an, mendirikan salat, dan menginfakkan sebagian rezeki yang diberikan Allah, sejatinya sedang melakukan “perdagangan” yang tidak akan pernah merugi.
“Jika perilaku ini dilakukan, maka seseorang tidak akan mengalami kerugian dalam hidupnya. Bahkan ketika menghadapi ujian, ia akan mampu menghadapinya,” ujar Kiai Didin.
Ia menjelaskan, perilaku pertama adalah gemar membaca Al-Qur’an serta mentadaburi atau memahami maknanya. Dengan membaca dan merenungkan isi Al-Qur’an, seorang muslim akan mendapatkan petunjuk dalam menjalani kehidupan.
Perilaku kedua adalah melaksanakan salat dengan sebaik-baiknya. Salat tidak hanya sekadar menggugurkan kewajiban, tetapi harus dilakukan dengan kekhusyukan dan kesungguhan sebagai bentuk kedekatan seorang hamba dengan Allah SWT.
Adapun perilaku ketiga adalah berinfak dari sebagian pendapatan yang halal. Infak dapat diberikan baik secara sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan sebagai bentuk kepedulian dan rasa syukur atas rezeki yang telah dianugerahkan Allah.
Menurut Kiai Didin, jika ketiga perilaku tersebut menjadi “pakaian ketakwaan” dalam kehidupan seorang muslim, maka hasilnya seperti perdagangan yang tidak pernah merugi. Bahkan Allah SWT akan menambah karunia dan memberikan balasan berlipat bagi orang-orang yang bertakwa.
Ia berharap momentum ibadah malam, termasuk kegiatan i’tikaf di masjid, dapat memperkuat keimanan umat.
“Mudah-mudahan keberadaan kita pada momen i’tikaf ini menguatkan pribadi kita sehingga menjadi orang-orang yang bertakwa kepada Allah SWT,” tandasnya. []






