QUR'AN-HADITS

Tugas Manusia sebagai Khalifah dan Krisis Lingkungan: Tafsir Surah Al-Baqarah Ayat 30

Pandangan Para Mufassir

Tafsir Ibnu Katsir

Para malaikat mengetahui melalui pemberitahuan Allah atau pengalaman terhadap makhluk sebelumnya bahwa makhluk yang akan diciptakan di bumi memiliki potensi membuat kerusakan dan menumpahkan darah. Karena itu mereka bertanya, bukan untuk memprotes, tetapi untuk meminta penjelasan hikmah di balik penciptaan makhluk baru tersebut, terlebih mereka sendiri selalu bertasbih dan tidak berbuat maksiat.Allah menjawab bahwa Dia memiliki pengetahuan dan hikmah yang tidak diketahui para malaikat.

Dalam rencana-Nya, dari keturunan makhluk ini (manusia) akan muncul golongan-golongan yang sangat mulia: para nabi, rasul, shiddiqin, syuhada, orang saleh, ahli ibadah, ahli zuhud, para wali, orang bertakwa, ulama yang mengamalkan ilmunya, dan hamba-hamba yang khusyuk dan mencintai-Nya. Hikmah besar inilah yang tidak diketahui oleh para malaikat ketika mereka mengajukan pertanyaan tersebut.

Menurut pendapat lain, firman-Nya ini merupakan jawaban kepada mereka, yang artinya, “Sesungguhnya Aku mempunyai hikmah terperinci mengenai penciptaan makhluk ini, sedangkan keadaan yang kalian sebutkan itu sebenarnya kalian tidak memahaminya.” Menurut pendapat lain, firman Allah ﷻ ini merupakan jawaban ucapan mereka yang disitir oleh firman-Nya: “padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau.” (Al-Baqarah: 30). Lalu Allah ﷻ berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kalian ketahui.” (Al-Baqarah: 30).

Maksudnya, keberadaan iblis di antara kalian dan keadaan penciptaan ini tidaklah sebagaimana yang kalian gambarkan itu.

Penciptaan manusia sendiri bukan sekedar penciptaan biasa melainkan menjadikan manusia tersebut khalifah atau pemimpin di muka bumi dan di balik penciptaan nya terdapat hikmah yang sangat amat besar yang bahkan malaikat pun tidak mengetahui apa yang Allah ciptakan.

Tafsir Al-Manar

Sesungguhnya urusan penciptaan dan cara pembentukan termasuk dalam urusan ilahi yang sulit dipahami sebagaimana adanya, Dan Allah telah menceritakan kepada kita dalam ayat-ayat ini kisah penciptaan manusia sebagaimana yang telah disampaikan oleh umat Kitab sebelum kita, dan telah menggambarkan makna-makna tersebut dalam bentuk-bentuk yang dapat dirasakan, dan menonjolkan hikmah dan rahasia dengan gaya debat dan dialog sebagaimana kebiasaan-Nya dalam bercakap-cakap dengan makhluk-Nya dan menjelaskan kebenaran, bahwa ayat-ayat ini termasuk dalam kategori ayat-ayat yang samar-samar yang tidak dapat dipahami secara harfiah, maka dari itu para malaikat bertanya tentang maksud penciptaan dari manusia itu sendiri karena akan berdampak merusak bukan menjaga bumi ini.

Para malaikat tidak pantas untuk menentang yang merupakan kekuasaan Allah SWT juga tidak pantas mengingkari Allah, dan tidak sesuai dengan apa yang telah diajarkan agama tentang sifat malaikat, yaitu bahwa mereka (tidak pernah mendurhakai Allah apa pun yang diperintahkan-Nya dan mereka melakukan apa yang diperintahkan).

Maka hikmah penciptaan manusia di muka bumi ini dan Allah menjadikan manusia khalifah atau pemimpin di muka bumi ini tidak ada yang tahu pasti sebagaimana jawaban Allah kepada para malaikatnya ketika ditanya hikmah dari menjadikan manusia khalifah “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.”

Manusia sebagai Khalifah dan Kewajiban Menjaga Alam

Cuaca yang sangat ekstrim melanda di berbagai negara terutama Indonesia sendiri mulai dari hujan lebat, angin puting beliung, perubahan iklim yang sangat drastis, sampai bencana alam yang timbul dari beberapa faktor tersebut.

Fenomena yang terjadi pada bencana yang baru baru ini muncul yaitu banjir bandang yang ada di sumatera khususnya wilayah wilayah yang terdampak terkena banjir tersebut bukan semata mata murni bencana alam, banjir yang di sertai kayu kayu yang ikut terbawa arus tersebut menenggelamkan banyak daerah daerah yang ada di wilayah sumatera.

Ulah manusia itu sendiri lah yang menjadi salah satu faktor bencana alam ini terjadi, penebangan hutan, pembakaran lahan, pergantian pohon ke pohon kelapa sawit yang menyebabkan permukaan tanah sangat terbuka dan mengakibatkan banjir bandang yang sangat besar di sertai kayu kayu yang terbawa arus banjir

Al-Quran menegaskan bahwa manusia di muka bumi ini menjadi khalifah yang berstatus menjaga dan merawat bumi maka apakah kekhawatiran para malaikat benar benar terjadi? atau apakah manusia ini akan memperbaiki diri bermuhasabah diri dengan bencana alam yang terjadi pada akhir akhir ini?

Laman sebelumnya 1 2 3 4Laman berikutnya
Back to top button