Tutup Rakernas Konsolidasi Haji 2026, Wamenhaj Dahnil Minta Jajarannya Tidak Kerja ‘Nafsi-Nafsi’
Tangerang (SI Online) – Para pejabat tinggi di lingkungan Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj) telah menyelesaikan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Konsolidasi Penyelenggaraan Haji 1447 H/2026 di Asrama Haji Cipondoh, Tangerang, Banten, yang dijadwalkan berlangsung pada 8-11 April 2024.
Kegiatan yang dibuka Menhaj Mochammd Irfan Yusuf pada Rabu malam (08/04) lalu, secara resmi ditutup oleh Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak pada Jumat sore, 10 April 2026.
Mengawali sambutan penutupan, Wamenhaj Dahnil mengatakan, Rakernas Konsolidasi Haji sengaja digelar menjelang pemberangkatan haji kloter pertama yang sekaligus tahun ini menjadi penyelenggaraan haji pertama yang ditangani oleh Kemenhaj.
“Ini momentum konsolidasi, sebagai momentum untuk ta’liful qulub atau memikat hati,” ungkap Dahni.
Kepada jajarannya, Dahnil kembali mengingatkan bahwa Kemenhaj berbeda dengan Kementerian lain. Jika di kementerian lain satu ditjen bisa tidak berdampak langsung terhadap ditjen lainnya, maka hal itu tidak terjadi pada Kemenhaj. Di Kemenhaj, kata Dahnil, satu ditjen akan berpengaruh terhadap ditjen lainnya.
“Di Kemenhaj apa yang dilakukan Dirjen Bina Haji dan Umrah akan sangat menentukan dengan apa yang terjadi dan akan jadi produk di Ditjen Pelayanan haji,” kata Dahnil mencontohkan.
Karena itu, Dahnil meminta jajarannya agar tidak bekerja secara ‘nafsi-nafsi’ atau berdasarkan ego sektoral. Sebab semua bagian saling terkait yang ujungnya adalah pelayanan terhadap jemaah haji dan umrah.
“Karena itu kita tidak bisa kerja sektoral, nafsi-nafsi. Kita tidak bisa biarkan ego sektoral tumbuh di Kemenhaj, harus jadi tim yang saling melengkapi,” tegas mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah itu.
Selain harus bekerja sama sebagai satu tim, Dahnil juga berpesan bahwa di Kemenhaj dibangun tradisi untuk saling mengoreksi. Para pejabat Kemenhaj, kata Dahnil, saat boleh untuk saling berdebat.
“Tapi kalau sudah diputuskan pak menteri semua harus tegak lurus,” kata dia. []
red: shodiq ramadhan






