#Bebaskan PalestinaOPINI

10 Poin Rencana untuk Israel

Inilah yang perlu dilakukan agar Palestina dan Israel dapat menapaki jalan menuju perdamaian.

  1. Tepi Barat dan Yerusalem harus didemiliterisasi dan dideokupasi.

Ini berarti pembongkaran infrastruktur militer Israel, pos pemeriksaan, menara pengawas, dan tembok yang telah memecah belah wilayah serta membatasi hak rakyat Palestina atas tanah air mereka.

  1. Akhiri kebijakan penahanan administratif.

Rencana AS meminta Israel membebaskan 250 tahanan Palestina yang dihukum seumur hidup dan 1.700 tahanan lainnya. Namun ribuan warga Palestina lainnya masih ditahan tanpa pengadilan. Israel harus segera mengakhiri kebijakan ini dan membebaskan para tahanan yang tersisa.

  1. Israel harus bernegosiasi terkait hak kembali (right of return) warga Palestina.

Ini perlu dilakukan melalui dialog langsung dengan rakyat Palestina di tanah air dan di diaspora, serta dengan badan-badan PBB dan organisasi masyarakat sipil yang berpengalaman dalam isu pengungsi Palestina dan kebutuhan sosial-ekonomi mereka.

  1. Israel harus transparan dalam diplomasi publiknya.

Selama bertahun-tahun, Israel telah menggelontorkan dana besar untuk kampanye dukungan global terhadap kebijakannya. Pada 2024 saja, sekitar $150 juta dana publik digunakan untuk kampanye media sosial pro-Israel, lobi, beasiswa, dan kunjungan bagi pebisnis, jurnalis, politisi, dan pembuat kebijakan asing.

Upaya ini berkontribusi pada penindasan gerakan solidaritas Palestina, terutama di Barat. Karena itu, Israel harus mengizinkan panel ahli internasional menyelidiki kegiatan diplomasi publiknya dan menilai apakah tindakan tersebut melanggar kedaulatan serta kebebasan berekspresi negara lain.

Tentu saja, kecil kemungkinan pemerintah Israel akan secara sukarela melaksanakan kesepuluh poin ini. Namun opini publik global kini berubah drastis. Narasi Israel tidak lagi dominan meskipun telah mendapat dukungan besar dari sekutunya. Semakin banyak orang di seluruh dunia menyadari bahwa persoalan Palestina jauh melampaui nasib bangsa Palestina itu sendiri.

Palestina terikat erat dengan isu-isu dan tantangan yang membentuk kehidupan dan politik di seluruh Timur Tengah dan dunia. Hanya dengan menghadapi persoalan-persoalan ini dan menempatkan tanggung jawab yang semestinya pada negara Israel, kita dapat berharap terwujudnya perdamaian yang abadi. []

Sumber: Al Jazeera

Laman sebelumnya 1 2
Back to top button