INTERNASIONAL

Donald Trump Ultimatum Hamas agar Terima Rencana Gaza

Jakarta (SI Online) – Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah mengeluarkan ultimatum akhir pekan bagi Hamas untuk menerima rencana gencatan senjatanya yang berisi 20 poin untuk Gaza, sementara perang Israel di wilayah tersebut terus berlanjut.

Pemimpin Partai Republik itu menggunakan platform media sosialnya, Truth Social, untuk mengecam Hamas sebagai “ancaman brutal dan kekerasan” serta menekannya agar menerima proposalnya.

Ia memperingatkan bahwa kesepakatan harus dicapai paling lambat pukul 18.00 waktu Timur AS (22:00 GMT) pada Ahad, jika tidak Gaza akan menghadapi kekerasan lebih lanjut.

“Jika kesepakatan CHANCE TERAKHIR ini tidak tercapai, semua NERAKA, seperti yang belum pernah dilihat sebelumnya, akan meletus terhadap Hamas. AKAN ADA KEAMANAN DI TIMUR TENGAH SATU CARA ATAU LAINNYA,” tulis Trump dalam sebuah posting panjang berisi 329 kata, Jumat (03/10) kemarin.

‘Kesempatan Terakhir’ bagi Hamas?

Dalam posting media sosial hari Jumat, Trump berulang kali menyebut proposal ini sebagai “kesempatan terakhir” Hamas untuk duduk di meja perundingan. Ia juga mengulang peringatan bahwa Hamas akan menghadapi kerugian besar jika gagal menyetujui rencana ini.

“Sebagai pembalasan atas serangan 7 Oktober terhadap peradaban, lebih dari 25.000 ‘tentara’ Hamas telah terbunuh,” tulis Trump, mengutip angka yang belum diverifikasi. “Sebagian besar lainnya dikepung dan TERJEPIT SECARA MILITER, hanya menunggu saya memberi kata ‘MULAI,’ agar nyawa mereka cepat dihapus.”

“Adapun yang lainnya, kami tahu di mana dan siapa kalian, dan kalian akan diburu, dan dibunuh.”

Dalam antisipasi kekerasan lebih lanjut, pesan Trump juga menyertakan ajakan agar warga sipil pindah ke tempat aman, meskipun tidak jelas ke mana mereka diharapkan pergi.

“Saya meminta agar semua warga Palestina yang tidak bersalah segera meninggalkan area ini yang berpotensi menjadi tempat kematian besar di masa depan menuju bagian Gaza yang lebih aman,” tulis Trump. “Semua orang akan dirawat dengan baik oleh pihak yang siap membantu.”

Pernyataan ini mencerminkan pernyataan Trump sebelumnya dalam pertemuannya dengan Netanyahu.

Dalam konferensi pers bersama mereka, Trump menegaskan bahwa AS akan mendukung Israel dalam serangannya terhadap Hamas jika kesepakatan gagal diterima.

1 2 3Laman berikutnya
Back to top button