Haul ke-22 Muhammad ‘Abdul Muhith Nawawi, Ratusan Jemaah Padati Ponpes Al-Fithroh Jejeran
Bantul (Online) – Ratusan jamaah yang terdiri dari santri, alumni, dan masyarakat sekitar menghadiri peringatan Haul ke-22 pendiri Pondok Pesantren Al-Fithroh Jejeran, H. Muhammad ‘Abdul Muhith Nawawi, pada Kamis malam (09/04/2026). Acara berlangsung khidmat meski diguyur hujan.
Para jamaah tampak memadati area pesantren dan duduk bersila dengan tertib mengikuti rangkaian acara. Suasana religius terasa kuat saat pembacaan Maulid Barzanji dan tahlil yang dipimpin oleh pengasuh pondok.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan pembacaan Maulid Barzanji, serta sambutan dari perwakilan alumni. Setelah itu, pembacaan tahlil menjadi inti doa bersama sebelum acara dilanjutkan dengan mauizah hasanah.
Sejumlah jamaah menyebut bahwa haul menjadi momentum penting untuk mengenang jasa seorang guru sekaligus mengambil berkah dari ilmu yang telah diwariskan. “Ngalap barokah para guru serta sebagai bentuk penghormatan kepada beliau,” ujar salah satu asatidz.
Ketua Madrasah Diniyah menambahkan bahwa haul juga menjadi pengingat akan pentingnya amal jariyah. Menurutnya, ilmu yang bermanfaat dan generasi yang saleh akan terus mengalirkan pahala bagi seorang guru.
Selain itu, kegiatan ini juga dimaknai sebagai upaya meneladani perjuangan pendiri pesantren. “Ini menjadi pengingat agar semangat dalam menimba ilmu dan mengabdi tetap tertanam dalam diri kita,” ungkap salah satu peserta.
Puncak acara diisi dengan mauizah hasanah oleh KH. Busyrowi, salah satu alumni senior. Dalam ceramahnya, ia mengisahkan pengalaman sebagai santri generasi awal serta perjuangan dalam menimba ilmu di masa-masa awal berdirinya pesantren. Beliau juga memberikan motivasi agar para santri semangat dalam menuntut ilmu.
“Mulo, poro santri dimempengi lan tekun malih anggene ngaji (..oleh karena itu, para santri supaya lebih giat lagi dan tekun dalam menuntut ilmu..” ujar beliau.
H. Muhammad ‘Abdul Muhith Nawawi dikenal sebagai pendiri Pondok Pesantren Al-Fithroh Jejeran serta penulis berbagai kitab risalah keislaman. Melalui haul tahunan ini, nilai-nilai perjuangan, keilmuan, dan pengabdian beliau terus dihidupkan di tengah masyarakat.[]
Rep: Zuhaili Zulfa






