INTERNASIONAL

Presiden Erdogan Serukan Integrasi Muslim, Tolak Asimilasi

"Kami katakan ya untuk integrasi, tetapi tidak untuk segala bentuk asimilasi," kata Erdogan di sebuah acara di New York

WASHINGTON DC (Suaraislam.id)Presiden Turkiye, Recep Tayyip Erdogan, menegaskan umat Islam harus diperbolehkan untuk berintegrasi ke dalam masyarakat, namun ia menolak segala bentuk asimilasi.

“Terdapat masalah di banyak belahan dunia, khususnya di Eropa,” ujar Erdogan pada acara di New York yang diselenggarakan oleh Turkish-American National Steering Committee (TASC), Union of International Democrats (UID), Independent Industrialists’ and Businessmen’s Association (MUSIAD), dan US Council of Muslim Organizations (USCMO), pada Rabu (23/09/2026).

Erdogan mengatakan umat Islam di berbagai belahan dunia tidak hanya sekadar diharapkan berintegrasi ke dalam masyarakat, tetapi didorong untuk melakukan asimilasi.

“Kami katakan ya untuk integrasi, tetapi tidak untuk segala bentuk asimilasi,” tegasnya.

Ia menekankan pentingnya menjaga identitas dan ikatan komunitas Muslim sembari berpartisipasi penuh dalam masyarakat tempat mereka tinggal.

Erdogan juga mendesak warganya untuk menggunakan hak-hak demokratis mereka dalam pemilihan paruh waktu mendatang di AS.

“Saya menyerukan kepada seluruh warga negara kami untuk menggunakan hak demokratis mereka dan memperdengarkan suara mereka. Sangat penting bagi Anda untuk merefleksikan kehendak Anda di kotak suara,” katanya.

Ia juga menyerukan kepada anggota komunitas untuk menjaga persatuan dan solidaritas saat mereka melanjutkan aktivitas mereka di AS.

“Saya berharap Anda akan melanjutkan kegiatan Anda di sini dalam persatuan dan kebersamaan,” tambah Erdogan.[]

Sumber: Anadolu Agency

Back to top button