#PSBB JakartaNASIONAL

Anies Terima Bantuan Tiga Unit Mobile Lab PCR Covid-19

Jakarta (SI Online) – Gubernur DKI Jakarta menerima bantuan tiga unit Mobile Laboratorium Polymerase Chain Reaction Test (PCR) Covid-19 dengan Biosafety Level (BSL) 2. Bantuan ini merupakan hasil kolaborasi Human Initiative, Nama Foundation dan Ai Labs melalui platform Kolaborasi Sosial Berskala Besar (KSBB).

“Bantuan mobile lab ini makin memperkuat kapasitas 3T kita, yakni testing, tracing, dan treatment yang merupakan ikhtiar pengendalian pandemi COVID-19,” kata Anies melalui akun media sosialnya, dikutip Sabtu, 30 Januari 2021.

Anies mengakui, bantuan ini diperoleh melalui proses yang panjang. Terhitung dimulai sejak Juni 2020 lalu.

“Jadi apa yang kita dapatkan hari ini sebenarnya merupakan ikhtiar yang dilakukan jauh-jauh hari dengan proses yang panjang,” kata Anies.

Atas bantuan tersebut, Anies menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada para kolaborator, Human Initiative, Nama Foundation, Ai Labs yang secara berbulan-bulan mengerjakan ini secara senyap dan tuntas. Menurutnya, keputusan untuk memilih membuat mobile labs ini sangat tepat.

“Kenapa, karena kita ingin memotong rantai penularan COVID-19 dengan mengetahui siapa yang tertular dan siapa yang tidak, yang kita tes adalah orang yang memiliki riwayat kontak atau bergejala dan ketika kita melakukannnya kita perlu kapasitas tes yabg tinggi,” jelasnya.

Mobile Lab PCR Test Covid-19 BSL-2 disebut dapat mengecek apakah seseorang telah terinfeksi virus COVID-19 dengan estimasi waktu empat jam/sampel pasien. Sehingga hasil pengecekan dapat diketahui oleh pasien paling lambat 1×24 jam.

Tiga Mobile Lab tersebut akan mengerjakan sampel swab dari RSUD Tanah Abang, Puskesmas Tanah Abang dan sekitarnya, RSUD Koja, Puskesmas Koja dan sekitarnya, RSUD Budi Asih, Puskesmas Kramat Jati dan sekitarnya. Selain itu juga melayani pemeriksaan sampel swab untuk follow up pasien perawatan di RSUD tersebut, serta tracing kontak erat yang dilaksanakan Puskesmas yang berada di wilayah setempat.

“Kelak Mobile Lab ini juga akan sangat berguna untuk keperluan medis lainnya, seperti riset biologi, pengujian klinis, dan bahkan analisis untuk epidemik Hi-Risk virus seperti A-H1N1 Swine Flu, H5N1 AVIAN Flu/Bird Flu, FMD, TB, Salmonella dan lain sebagainya,” pungkasnya.

red: faza haniyya

Artikel Terkait

Back to top button