#Tsunami Selat SundaZISWAF

AQL Peduli dan Tokoh Uighur Resmikan 18 Hunian Tetap Korban Tsunami di Pandeglang

Banten (SI Online) – Lembaga kemanusiaan AQL Peduli bersama Ketua Majelis Nasional Turkistan Timur Muslim Uighur, Sayyid Tumtum, kembali mengunjungi korban tsunami Selat Sunda di Pandeglang, Banten.

“Alhamdulillah dalam kunjungan kedua kemarin bersama muslim Uighur kita telah meresmikan 18 hunian tetap di Cikoneng dan bantuan dua masjid serta 136 family kit di desa Sumur,” ungkap Direktur AQL Peduli Firman Fabi di Pandeglang, Banten, Kamis (28/19) lalu.

Warga sangat antusias dan berterima kasih kepada Muslim Uighur atas kepeduliannya terhadap mereka.

AQL Peduli sendiri menjadi partner Muslim Uighur dalam menyalurkan donasi untuk para korban tsunami Selat Sunda.

Ketua Majelis Nasional Turkistan Timur Muslim Uighur, Sayyid Tumtun juga memberikan penjelasan terkait kondisi umat muslim Uighur khususnya di Xinjiang yang sedang mengalami tekanan dari rezim komunis China.

Menurutnya, 35 juta Warga Uighur di Xinjiang dan perantauan sedunia memohon dukungan doa dari seluruh umat Islam agar dimudahkan perjuangan mereka melawan kezaliman rezim komunis China.

“Kami mengoreksi data dari PBB karena tidak kredibel hanya menyatakan satu juta penduduk Xinjiang yang kehilangan hak hidup,” ungkap Sayyid.

Menurutnya, berdasarkan data investigasi dari Majlis Nasional Turkistan Timur, lebih dari lima juta warga Muslim Uighur tewas akibat kebiadaban komunis China.

“Rezim komunis China telah merancang program dehumanisasi seperti kamp konsentrasi zaman Nazi di era Hitler. Wanita dan anak-anak korban dari program yang berkamuflase pertukaran keluarga yang sesungguhnya untuk menghilangkan etnis Uighur,” pungkasnya.

red: asyakira

Artikel Terkait

Back to top button