Bekali Jiwa Pemimpin dan Dakwah Pelajar, Yayasan Husnul Khotimah Gelar ISL 2026
Antusiasme peserta tergambar dari tanggapan yang disampaikan melalui Google Form usai acara. Salah satu peserta, Alfin Zainal Asyiqin, mengungkapkan bahwa kegiatan ini membantunya membangun kembali kepercayaan diri.
“Alhamdulillah, yang saya rasakan setelah mengikuti ISL, di antaranya percaya diri saya dapat kembali, bahkan mungkin bertambah. Terima kasih untuk para panitia dan semoga ke depannya lebih sukses dan lancar lagi,” tulis Alfin.
Sementara itu, Nayla Fitriani Nabilla mengaku mendapatkan pengalaman menyenangkan dan kesempatan memperluas pertemanan. Ia bahkan merasakan perubahan sikap dari yang awalnya ingin segera pulang menjadi betah mengikuti acara.
“Seru! Awalnya sih pengin cepet-cepet pulang, tapi lama-lama enggak pengin cepet-cepet pulang karena bisa menambah relasi,” ungkap Nayla.
Sebagai penutup, panitia memberikan penghargaan kepada tim peserta dalam enam kategori kompetisi. Kategori tersebut meliputi Best Leadership Team, Most Creative Team, Best Teamwork, Best Perform Team, Best Action Plan, dan Best Poster Team. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kreativitas dan kekompakan peserta selama acara.
Melalui ISL Kuningan 2026, Yayasan Husnul Khotimah berharap lahirnya generasi pelajar Islam yang cakap memimpin. Mereka dituntut berani menyampaikan gagasan dan menggerakkan rekan-rekannya dalam kegiatan positif. Semangat “Lead with Faith, Serve with Impact” diharapkan terus menyala pascakegiatan.
Para peserta kini diharapkan mampu mengimplementasikan rencana aksi yang telah dibuat di sekolah masing-masing. Hal ini penting untuk memperkuat peran Irmas dan Rohis di kalangan pelajar. Pada akhirnya, mereka dapat menghadirkan gerakan dakwah kolaboratif yang memberikan manfaat nyata.[]






