Bertakwa dalam Segala Keadaan
Justru menjadi orang miskin atau fakir, akan masuk surga lebih dulu dari pada orang kaya sebagaimana disebutkan dalam hadits Rasulullah Saw:
Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
يَدْخُلُ فُقَرَاءُ الْمُؤْمِنِينَ الْجَنَّةَ قَبْلَ الأَغْنِيَاءِ بِنِصْفِ يَوْمٍ خَمْسِمِائَةِ عَامٍ
“Orang beriman yang miskin akan masuk surga sebelum orang-orang kaya yaitu lebih dulu setengah hari yang sama dengan 500 tahun.” (HR. Ibnu Majah no. 4122 dan Tirmidzi no. 2353. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan)
Satu hari di akhirat sama dengan seribu tahun di dunia. Sebagaimana yang Allah Ta’ala sebutkan,
وَإِنَّ يَوْمًا عِنْدَ رَبِّكَ كَأَلْفِ سَنَةٍ مِمَّا تَعُدُّونَ
“Sesungguhnya sehari di sisi Tuhanmu adalah seperti seribu tahun menurut perhitunganmu.” (QS. Al Hajj: 47). Oleh karenanya, setengah hari di akhirat sama dengan 500 tahun di dunia.
Menjadi orang fakir, miskin dan keluarga dhuafa kuncinya harus sabar dan ikhlas atas qadha dan taqdir ilahi dengan tetap bertakwa kepada Allah SWT. Insyaallah nanti di akhirat masuk surga lebih dulu dari pada orang-orang kaya.
Semoga kita senantiasa dalam rahmat dan lindungan Allah sehingga kita termasuk hamba-Nya yang bertakwa. Aamiin.[]
Abd. Mukti, Pemerhati Kehidupan Beragama.






