#Bebaskan PalestinaINTERNASIONAL

Biadab terhadap Aktivis Flotilla, Prancis Cekal Menteri Zionis Ben-Gvir

“Kami sangat prihatin dengan laporan-laporan ini,” kata juru bicara Perserikatan Bangsa-Bangsa, Stephane Dujarric, ketika ditanya mengenai dugaan tersebut dalam sebuah pengarahan rutin pada hari Jumat.

Pihak otoritas penjara zionis Israel membantah tuduhan penyiksaan tersebut, dan Al Jazeera tidak dapat memverifikasi klaim-klaim ini secara independen.

“Tuduhan yang diajukan adalah palsu dan sama sekali tidak memiliki dasar faktual,” klaim juru bicara otoritas penjara zionis Israel dalam sebuah pernyataan tertulis.

Sabrina Charik, yang membantu mengoordinasikan pemulangan 37 warga negara Prancis dari armada tersebut, mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa lima peserta asal Prancis harus dirawat di rumah sakit di Turkiye, beberapa di antaranya mengalami patah tulang rusuk atau retak tulang belakang.

Beberapa di antara mereka telah membuat tuduhan terperinci mengenai kekerasan seksual, termasuk pemerkosaan, tegas Charik.

Tuduhan penganiayaan dari para aktivis yang dibawa paksa ke wilayah zionis Israel setelah pencegatan angkatan laut yang menuju Gaza sudah sering terjadi.

Pihak penyelenggara menyatakan mereka khawatir sanksi dan tuduhan palsu mengenai keterkaitan dengan Hamas sengaja digunakan oleh zionis untuk membenarkan tindakan kekerasan yang lebih keji. [Al Jazeera Staff, AFP, dan Reuters]

Laman sebelumnya 1 2
BACA JUGA
Close
Back to top button