MUHASABAH
Dakwah yang Berpindah Arah
Maka, sebelum kejar jadwal ustaz nasional yang berbayar, pastikan halaqah tak berdebu. Sebelum hadir di festival dakwah kota lain, cek dulu apakah jamaah di sekitar masih bertahan atau tinggal papan nama. Karena Allah tidak menilai seberapa jauh kita berkeliling, tapi seberapa dalam kita mengakar.
Dakwah bukan pentas, tapi proses panjang menyalakan nur di sekitar. Kalau rumah dakwah kita padam, keliling dunia pun tak akan bercahaya. Maka, rapikan ulang skala prioritas; jadilah pejuang yang menumbuhkan, bukan penggembira yang berpindah-pindah. []
Muhammad Fitrianto, Pegiat Literasi dan Aktivis Dakwah Islam.






