Hindutva, Apa Akar Gerakan Politik Ini?
Hindutva sangat berbeda dengan Hinduisme. Yang satu adalah gerakan politik mayoritarian abad ke-20, sedangkan yang lainnya adalah agama kuno.
Dari gagasan menjadi gerakan
Pada 1925, ideolog Hindutva awal, Keshav Baliram Hedgewar, mendirikan Rashtriya Swayamsevak Sangh (RSS), organisasi induk gerakan politik mayoritarian Hindu.
RSS awalnya berfokus pada pengorganisasian dan penguatan komunitas Hindu melalui kegiatan sosial dan budaya lokal.
Seiring waktu, organisasi ini berkembang menjadi jaringan luas yang mencakup:
- Kegiatan keagamaan
- Pendidikan
- Kesehatan
- Penerbitan
- Politik mahasiswa
- Serikat pekerja
Sebagian pemimpin awal RSS secara terbuka dalam tulisan mereka mengagumi kaum fasis Eropa dan cara mereka menangani kelompok minoritas agama dan etnis.
Setelah kemerdekaan India, gerakan ini menghadapi tekanan besar setelah pembunuhan Mahatma Gandhi pada 1948.
Pembunuh Gandhi adalah mantan anggota RSS. Savarkar juga sempat ditangkap terkait kasus tersebut, tetapi akhirnya dibebaskan karena jaksa tidak dapat menghadirkan bukti yang cukup.
Kemudian gerakan ini memasuki ranah politik dengan mendirikan partai pada 1951 yang akhirnya berkembang menjadi BJP pada 1980.
Kebangkitan BJP
Pengaruh politik BJP meningkat tajam pada 1980-an dan 1990-an dengan mengusung pembangunan Kuil Ram di kota Ayodhya di lokasi berdirinya Masjid Babri.
Pada 1992, penghancuran Masjid Babri oleh aktivis yang berafiliasi dengan RSS dan BJP memicu gelombang kekerasan komunal di seluruh India.
Setelah peristiwa itu:
- BJP menjadi partai terbesar di tingkat nasional pada 1996, tetapi pemerintahannya hanya bertahan 13 hari.
- Kembali berkuasa pada 1998, namun jatuh setelah 13 bulan.
- Menang lagi pada 1999 dan memimpin koalisi selama lima tahun hingga 2004.
- Setelah satu dekade pemerintahan Kongres, Modi memenangkan pemilu 2014 dengan mandat terbesar yang diperoleh partai mana pun sejak 1984.






