#Perang Iran vs AS-IsraelINTERNASIONAL

Iran Klaim Belum Gunakan Kemampuan Rudal Sepenuhnya, Larijani: Musuh akan Membayar Harganya

AS “tidak memahami kawasan”

Larijani mengatakan bahwa Amerika Serikat tidak memahami realitas kawasan, khususnya Iran.

Menurutnya, musuh mencoba mengubah kondisi berdasarkan asumsi yang keliru, tetapi rakyat Iran telah belajar dari pengalaman masa lalu dan berhasil melewati ancaman tersebut.

Ia menegaskan bahwa persatuan rakyat Iran akan menggagalkan tujuan musuh yang kosong.

Larijani juga mengatakan pemerintah telah berupaya memastikan pasokan bensin dan makanan bagi warga tetap tersedia meskipun terjadi peningkatan perjalanan dan aktivitas masyarakat.

Ia juga menyebut bahwa para komandan militer berada langsung di lapangan dan bekerja untuk memproduksi peralatan militer dengan teknologi modern.

Amerika “terjebak dalam perang”

Larijani mengatakan bahwa Amerika Serikat awalnya ingin mengakhiri perang dengan cepat, tetapi sekarang terjebak dalam situasi sulit.

Menurutnya, AS tidak memahami Asia Barat dan mengira dapat melakukan hal yang sama seperti yang mereka lakukan di Venezuela.

Ia menambahkan bahwa meskipun terjadi pemboman, musuh tidak berhasil mencapai tujuan mereka.

Larijani juga memperingatkan bahwa Amerika Serikat tidak lagi memiliki hak untuk menyerang Iran dan harus memahami konsekuensi dari tindakan mereka.

Ia mengatakan rakyat Amerika harus mengetahui bahwa Trump telah mengorbankan kepentingan nasional dan pajak rakyat demi ambisi pribadinya.

“Trump menjadi histeris”

Larijani mengatakan Trump kini berada dalam kondisi “histeria” karena Amerika Serikat gagal mencapai tujuannya.

Ia menyarankan agar Trump mengakui kesalahan dan mengakui bahwa ia terjebak dalam tipu daya Israel.

Larijani juga mengatakan bahwa kematian pemimpin mereka tidak akan dibiarkan tanpa balasan.

Ia menambahkan bahwa anggota Majelis Ahli Iran akan memilih pemimpin baru sesuai prosedur mereka.

Laman sebelumnya 1 2 3Laman berikutnya
Back to top button