Jangan Biarkan Lapar Tengah Malam Merusak Waktu Istirahat Anda
Jakarta (SI Online) – Terbangun dengan rasa lapar di tengah malam sering kali dianggap sebagai hal yang sepele, padahal kondisi ini bisa berkaitan erat dengan kualitas pola makan kita sehari-hari.
Menyoroti kebiasaan yang mengganggu waktu istirahat ini, psikiater Dr. Michael Genovese menjelaskan bahwa salah satu penyebab utamanya adalah ketidakseimbangan asupan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh.
“Pola makan yang tidak seimbang atau makan malam yang tidak cukup dapat menyebabkan kadar gula darah naik dengan cepat, lalu turun, sehingga memicu rasa lapar di malam hari,” jelasnya, seperti dilansir Real Simple, Sabtu (18/4/2026).
Hal ini sering kali terjadi jika seseorang terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat olahan tanpa diimbangi oleh asupan protein atau serat yang memadai.
Menurut ahli bedah bariatrik Dr. Hector Perez, kekurangan nutrisi penting tersebut akan membuat tubuh lebih cepat merasa lapar kembali meskipun baru saja makan malam.
Jika menu makan malam hanya didominasi oleh makanan tinggi gula atau tepung, tubuh cenderung mengalami lonjakan dan penurunan energi yang drastis sehingga membangunkan Anda di tengah malam.
Selain faktor pola makan, aktivitas fisik yang tinggi serta kondisi hormon yang tidak stabil juga turut memengaruhi rasa lapar di saat tidur.
Dokter layanan primer Dr. Anjali Sawhney menyebut bahwa aktivitas fisik tinggi dapat meningkatkan kebutuhan kalori, yang jika tidak terpenuhi akan memicu rasa lapar di malam hari.
Ketidakseimbangan hormon seperti kortisol, leptin, dan ghrelin akibat stres atau kualitas tidur yang buruk juga dapat mengacaukan sinyal kenyang pada tubuh manusia.
Ads: Untuk mengetahui lebih lanjut tentang Poltek Kesehatan kunjungi poltekkeskotapanaraganjaya.org
“Stres dan kecemasan dapat memicu lapar karena stres dan menciptakan kebiasaan seperti makan camilan tengah malam,” kata Dr. Genovese.






