RESONANSI

Kampus Komputer yang Dahulu Emas, Kini Terjerat “Limbah” Lulusan

“Kalau mahasiswa hanya mengandalkan pendidikan dari kampusnya saja susah. Mahasiswa yang rajin di kampus itu paling baru dapat 30 persen saja, kalau dia mau nambah portofolio dengan ikut pelatihan, bootcamp, kemampuannya bisa naik 50-60 persen,” tambah Helmi.

Di luar sana, ribuan “Budi Santoso” masih terus mengirim lamaran. Beberapa mungkin akan menyerah dan banting setir ke bisnis keripik pisang atau jualan online. Tapi sebagian lain, yang punya darah pejuang, akan tetap duduk di depan laptop, mengetik baris demi baris kode, berharap suatu hari algoritma hidup mereka akan kembali run tanpa error.

Sementara itu, Stella Christie—ilmuwan kognitif lulusan Harvard dan Northwestern yang kini menjadi guru besar di Tsinghua University—terus berkeliling kampus, menjadi pengingat yang tidak menyenangkan tapi sangat diperlukan: bahwa masa keemasan tidak diwariskan, ia harus direbut kembali.

Dan bagi mereka yang merana hari ini, mungkin itulah luka yang diperlukan sebelum akhirnya bisa berlari lebih kencang.[]

Muhibbullah Azfa Manik

Laman sebelumnya 1 2 3
Back to top button