Lima Pelajaran di Balik Ibadah Haji
Pada akhirnya, ayat mulia ini ditutup dengan kalimat “la’allahum yasykurun” agar mereka senantiasa bersyukur. Inilah tujuan akhir dari seluruh perjalanan hidup seorang muslim, yaitu menjadi hamba yang pandai bersyukur.
Keluarga yang kokoh, peradaban yang maju, pendidikan agama yang kuat, cinta kepada syiar Islam, serta ekonomi yang berkeadilan harus bermuara pada rasa syukur kepada Allah Swt.
Ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik menuju Tanah Suci, melainkan perjalanan rohani untuk memperbarui tauhid, memperkuat keluarga, membangun peradaban, dan meneguhkan rasa syukur.
Semoga Allah Swt. menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang mampu mengambil hikmah dari setiap syariat-Nya, serta memberi kesempatan kepada kita untuk memenuhi panggilan suci: Labbaik Allahumma Labbaik. Wallahu a’lam. []
Prof. Dr. KH. Badruddin H. Subky, M.H.I, Pimpinan Ponpes Al-Badar, Kota Bogor






