#Lawan IslamofobiaOPINI

Melawan Islamofobia, Membela Kemanusiaan

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, dalam pernyataannya (Arab News, 15 Maret 2026), menegaskan bahwa “masyarakat beradab tidak mendiskriminasi hak asasi manusia berdasarkan keyakinan, tetapi dibangun di atas rasa saling menghormati dan pengorbanan.” Pernyataan ini menyentuh inti persoalan bahwa peradaban diukur dari perlakuan terhadap minoritas.

Imam Alaa Elzokm OAM dari Melbourne mengingatkan kepada kita semua bahwa, “Kami tidak ingin kejadian itu [Christchurch] dilupakan seiring waktu. Kata-kata tidak lagi cukup.” Umat Muslim tidak membutuhkan simpati, melainkan solidaritas dalam tindakan, yakni negara yang melindungi, masyarakat yang mendukung, dan pemimpin yang berani. Sejauh ini saya lihat Australia cukup konsen dalam upaya menciptakan harmoni; ini positif dan patut untuk ditingkatkan agar tidak terjadi lagi kejadian seperti di Christchurch tersebut.

Akhirnya, masyarakat beradab dibangun di atas rasa saling menghormati dan pengorbanan, bukan kebencian dan diskriminasi. Tugas kolektif kita di seluruh dunia adalah memastikan fondasi itu tidak pernah goyah. Melawan Islamofobia sejatinya adalah membela kemanusiaan itu sendiri.[]

Laman sebelumnya 1 2
Back to top button