Membedah Makna Bismillahirrahmanirrahim
Selanjutnya Imam Fakhruddin ar Razi juga menyatakan,“Ketahuilah bahwa ucapan “Bismillah” menunjukkan bahwa seorang hamba tidak mandiri dalam perbuatannya. Ia pasti membutuhkan pertolongan Allah dalam setiap gerak dan diamnya, karena kemampuan makhluk tidak berdiri sendiri dalam memberi pengaruh; sesungguhnya yang benar-benar memberi pengaruh hanyalah Allah Subhanahu Wataala.
Maka ketika seorang hamba mengucapkan “Bismillah”, seakan-akan ia mengakui kelemahan dirinya, kebutuhannya kepada Tuhannya, dan bahwa tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.
Adapun “ar-Rahman ar-Rahim”, di dalamnya terdapat kabar gembira yang besar: bahwa meskipun seorang hamba penuh kekurangan dan dosa, pintu rahmat tetap terbuka. Karena sifat ar-Rahman menunjukkan rahmat yang umum, sedangkan ar-Rahim menunjukkan rahmat khusus bagi orang-orang beriman.
Maka lafaz ini menghimpun antara kesempurnaan rububiyyah (ketuhanan) dan puncak ubudiyyah (penghambaan); di dalamnya tampak pengakuan kebutuhan dari hamba dan tampak pula karunia serta kebaikan dari Tuhan.“
Itulah beberapa makna Bismillahirrahmanirrahim seperti dalam kitab tafsir dan hadits Rasulullah saw. Intinya bahwa Bismillah adalah menunjukkan pentingnya kehadiran Allah dalam semua aktivitas kehidupan kita. Pertolongan, rezeki, dan ilmu yang kita miliki hakikatnya semua dari Allah. Sedangkan lafaz ar Rahman menunjukkan kasih sayang Allah kepada semua makhluk di muka bumi ini, baik orang mukmin maupun orang kafir misalnya, semua diberikan Allah rizki di muka bumi ini. Sedangkan ar Rahim, menunjukkan kasih sayang Allah kepada mukmin semata. Orang-orang mukmin (dan beramal shalih) dijamin Allah di akhirat nanti dengan surga, sedangkan orang-orang kafir yang bergelimang dosa akan masuk neraka.
Maka salah satu tugas seorang mukmin adalah mengajak kaum kafir agar masuk Islam, sehingga bisa menikmati hidup bahagia baik di dunia maupun akhirat. Rasulullah saw dalam seluruh kehidupannya menjalankan tugas itu dengan penuh kemuliaan.
Semoga kita bisa mengambil hikmah dari pemaparan ringkas arti Bismillahirrahmanirrahim ini. Wallahu alimun hakim. []
Nuim Hidayat, Penulis buku “Sayid Qutb, Biografi dan Kejernihan Pemikirannya”.






