Menteri Zionis Ejek Aktivis Flotila Gaza yang Diborgol: ‘Kami Adalah Tuan’
Gelombang Kecaman Internasional
Duta Besar Amerika Serikat untuk Israel, Mike Huckabee, menyebut tindakan Ben-Gvir “menjijikkan”.
Menteri Luar Negeri Britania Raya, Yvette Cooper, mengatakan video itu menunjukkan “kejadian yang benar-benar memalukan”, seraya menambahkan bahwa dia telah mengirim pemanggilan kepada Kedutaan Israel untuk menuntut “penjelasan segera”.
Sebelumnya, Yvette Cooper mengatakan Pemerintah Britania Raya “telah berkontak dengan keluarga sejumlah warga negara Britania Raya yang terlibat untuk memberikan dukungan konsuler”.
Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, menyebut perlakuan Israel terhadap para aktivis “sangat memuakkan” dan mengaku telah menginstruksikan pejabat untuk memanggil duta besar Israel.
“Perlindungan warga sipil dan penghormatan terhadap martabat manusia harus dijunjung tinggi di mana pun, setiap saat,” kata Carney dalam sebuah unggahan di X.
Italia, Prancis, Belanda, Belgia, dan Spanyol mengatakan tindakan Ben-Gvir “tidak dapat diterima” dan mereka telah memanggil duta besar Israel di masing-masing negara.
Menteri Luar Negeri Irlandia, Helen McEntee, mengatakan rekaman tersebut menunjukkan bahwa “peserta yang ditahan secara ilegal”, termasuk warga Irlandia, “tidak diperlakukan dengan martabat atau rasa hormat yang semestinya”.
Lembaga pelindung hak asasi manusia di Israel, Adalah, mengatakan rekaman itu menunjukkan Israel “menerapkan kebijakan kriminal berupa kekerasan dan penghinaan terhadap para aktivis”.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Indonesia, Sugiono, menyatakan pemerintah terus berkoordinasi untuk penyelamatan para WNI yang ditangkap Israel.
“Kita berharap kondisi mereka baik-baik saja. Kami juga terus melakukan upaya koordinasi karena kita tidak punya hubungan langsung,” ujarnya.
“Jadi kita minta tolong kepada teman-teman kita yang pertama mengalami nasib serupa juga dari warga negara-nya, kemudian dari teman-teman yang ada di Yordania dan Turki. Kita doakan semoga mereka kondisinya baik-baik saja dan bisa segera kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat,” sambungnya.
Sebanyak sembilan WNI yang turut serta dalam Global Sumud Flotilla 2.0 telah ditangkap Israel.
Internal Kabinet Israel Pecah, Ikut Kecam Aksi Ben-Gvir
Dalam langkah yang tidak biasa, Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Saar, turut mengecam Menteri Keamanan Nasional, Itamar Ben-Gvir.
Gideon Saar menulis di X: “Anda dengan sadar merugikan negara kita dalam pertunjukan memalukan ini — dan bukan untuk pertama kalinya.”






